Sinergi Bank Indonesia dan TNI AL Gelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di 97 Pulau 3T
SURABAYA, SURYAKABAR.com – Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 yang digagas Bank Indonesia bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menargetkan jangkauan 97 pulau di wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T).
ERB digelar sebagai wujud nyata komitmen dalam menjaga kedaulatan NKRI melalui penyediaan uang Rupiah layak edar.
Kick off ERB 2026 ditandai pelepasan Kapal Republik Indonesia (KRI) Makassar-590 di Koarmada II Surabaya, Kamis (23/4/2026) sore.
ERB di wilayah Jawa Timur akan berlangsung mulai 23-29 April 2026 dengan menyasar lima pulau. Yakni, Bawean, Sapeken, Masalembu, Kangean, dan Sakala.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky Gozali mengatakan, Bank Indonesia ditugaskan untuk memastikan uang Rupiah layak edar dan tersedia memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah NKRI dalam jumlah yang cukup dan pecahan yang sesuai.
Meski demikian, dalam pelaksanaannya, Bank Indonesia menghadapi sejumlah tantangan yang tidak ringan, seperti kondisi geografis Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau, dan keterbatasan infrastruktur menyebabkan tidak semua wilayah dapat dijangkau secara optimal serta berbatasan dengan 11 negara tetangga.
“Pada wilayah ini, kerap ditemukan mata uang asing selain Rupiah sebagai alat pembayaran di wilayah perbatasan, yang berpotensi mengganggu kedaulatan mata uang nasional,” ujarnya.
Sehingga, sinergi antara Bank Indonesia dan TNI AL terus diperkuat. Dari sisi hankam TNI AL adalah garda terdepan untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan laut NKRI. Sedangkan, dari sisi ekonomi, Bank Indonesia berperan menjaga kedaulatan Rupiah sebagai simbol negara.
“Rupiah wajib dijaga, dihormati, dirawat, dan dibanggakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Bank Indonesia dan TNI AL adalah saudara dengan garis tangan yang sama, yaitu menjaga kedaulatan bangsa,” tegasnya.
Ricky menjelaskan, sejak 2012 hingga 2025, ERB telah menjangkau 565 pulau melalui 110 kegiatan kas keliling. Pada 2025 mencatat 18 kegiatan ERB, menjangkau 91 pulau dengan total nilai penukaran uang mencapai Rp154,4 Miliar.
“Selain kegiatan penukaran uang, dalam ERB juga dilakukan edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, layanan kesehatan, bantuan sosial, serta program bela negara oleh TNI AL,” jelasnya.
Ricky menyebut, inisiatif kerja sama antara Bank Indonesia dan TNI AL dalam ERB ini pernah meraih penghargaan internasional pada 11th Annual Central Banking Award 2024 di Inggris. “Hal ini sangat sulit direplikasi negara lain. Luar biasa,” ungkapnya.
Bank Indonesia akan terus memperluas jangkauan pelayanan kas dan memperkuat literasi masyarakat tentang Rupiah melalui sinergi yang inklusif dan berkelanjutan dengan seluruh mitra strategis. Upaya ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun Indonesia Maju hingga ke pelosok negeri. (aci)



