Pendidikan
Panen Sawi Pakcoy dan Lele di SD Muhammadiyah 4 Zamzam Sidoarjo, Hasilnya Dibagikan Gratis ke Warga, Guru Vietnam Ikut Antusias

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Puluhan siswa SD Muhammadiyah 4 Zamzam Sukodono, menggelar panen raya sawi pakcoy dan ikan lele di lingkungan sekolah, Jumat (31/7/2026).

Hasil panen tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pembelajaran berbasis praktik, tetapi juga dibagikan secara gratis kepada warga sekitar dan keluarga besar sekolah.

Kegiatan panen semakin menarik, karena turut melibatkan guru tamu asal Vietnam, Đinh Minh Khuê atau yang akrab disapa Miss Nguyen.

Ia tampak antusias berbaur dengan para siswa saat memanen sayuran, membersihkan hasil panen, hingga mengemasnya di Green House sekolah.

Pihak sekolah memanfaatkan lahan di halaman untuk Green House guna mendukung program pembelajaran gardening (berkebun) dan farming (bertani dan beternak).

Baca Juga:  Green House Puspenerbal Juanda Hasilkan 1,5 Ton Melon Premium, Siap Jadi Wisata Edukasi

Program ini dirancang untuk menanamkan kemandirian, kepedulian terhadap lingkungan, serta membangun jiwa kewirausahaan sejak usia dini.

Setelah hampir dua bulan dirawat siswa dan guru, tanaman sawi pakcoy tumbuh subur dan siap dipanen. Selain itu, para siswa kelas II dan IV juga berhasil memanen sekitar 50 kilogram ikan lele siap konsumsi.

Para siswa terlihat bersemangat mengikuti setiap tahapan panen, mulai dari mencabut pakcoy, membersihkan sisa tanah yang menempel, mencuci dengan air bersih, hingga mengemas sayuran sebelum dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Tebu Serentak SGN di 43 Titik se-Indonesia

Guru SD Muhammadiyah 4 Zamzam, M. Miftahus Sururi, mengatakan, kegiatan tersebut mengintegrasikan sejumlah program unggulan sekolah, seperti gardening, farming, cooking, serta pembelajaran entrepreneur spirit.

“Untuk hasil panen dan budidaya hari ini kami bagikan kepada warga sekitar sekolah dan warga sekolah. Di Green House ini tidak hanya ada sawi pakcoy, tetapi juga kangkung, melon, cabai, terong, dan ayam,” ujar Miftahus.

Menurut dia, pembelajaran berbasis praktik diharapkan dapat memberikan pengalaman nyata kepada siswa sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap ketahanan pangan dan semangat berwirausaha.

Sementara itu, Miss Nguyen mengaku terkesan dengan metode pembelajaran luar kelas yang diterapkan di SD Muhammadiyah 4 Zamzam. Baginya, pengalaman tersebut menjadi kali pertama mengikuti kegiatan gardening secara langsung bersama para siswa.

Baca Juga:  Dies Natalis ke-65 FEB Unair Hadirkan Pengajian Ustaz Das’ad Latif

“Ini sangat menarik karena merupakan pertama kalinya saya berpartisipasi dalam pembelajaran gardening. Saya sangat senang dan bersyukur bisa mengikuti kegiatan di Sekolah Zamzam karena memberikan pengalaman belajar yang unik dan menarik,” kata Miss Nguyen.

Kegiatan tersebut juga meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa. Rasya, salah seorang siswa, mengaku senang karena untuk pertama kalinya dapat memanen sayuran bersama teman-temannya.

Hal senada disampaikan Sasa, siswi kelas II. Ia mengaku terinspirasi untuk mulai menanam sayuran di rumah setelah mengikuti kegiatan panen di sekolah. “Setelah ikut panen sawi hari ini, saya ingin menanam di rumah,” ujar Sasa. (sat)