Ramadhan 2026
Pasar Takjil Ramadhan Perum Taman Candiloka, Candi, Sidoarjo Kian Ramai, Warga Rasakan Manfaat Ekonomi dan Kemudahan Berbuka

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Suasana Ramadhan kembali semarak di lingkungan RW 05 Desa Ngampelsari, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Untuk kesekian kalinya, pengurus RW setempat menggelar pasar takjil Ramadhan di pintu masuk Perumahan Taman Candiloka. Kehadiran pasar takjil ini langsung diminati warga, untuk berburu menu berbuka.

Ketua Panitia Pasar Takjil Ramadhan 2026, Sumarji, mengatakan, tahun ini jumlah stan yang disediakan mencapai 48 unit. Stan tersebut diisi pelaku UMKM yang sebagian besar merupakan warga perumahan, namun ada pula pedagang dari luar lingkungan.

“Tahun ini ada 48 stan, mayoritas warga perumahan sendiri, tapi juga ada warga luar. Melihat antusiasme pembeli yang tinggi, kemungkinan jumlah stan UMKM akan kami tambah,” kata Sumarji, Kamis (19/2/2026) sore.

Ia menjelaskan, pemilihan lokasi di pintu masuk perumahan dilakukan dengan mempertimbangkan kenyamanan dan ketertiban bersama.

Baca Juga:  Pasar Takjil Ramadhan, Ngerandu Buko Suguhkan Aneka Kuliner Khas Banyuwangi

Menurut dia, penataan tersebut bertujuan agar aktivitas jual beli tidak mengganggu lalu lintas maupun mobilitas warga. “Kami sengaja menempatkan pasar takjil di area pintu masuk perumahan supaya tidak mengganggu jalan utama,” ujarnya.

Selain pasar takjil Ramadhan, pengurus RW 05 dan pelaku UMKM juga berinovasi dengan membentuk pasar online. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pemasaran. Inisiatif tersebut diikuti ratusan pelaku UMKM yang tinggal di kawasan perumahan.

Efendi, salah satu pedagang yang juga warga Perumahan Taman Candiloka, mengaku telah enam kali mengikuti pasar Ramadhan di lingkungan tersebut. Ia merasakan dampak positif terhadap usahanya setiap kali Ramadhan tiba.

Baca Juga:  Berburu Takjil Buka Puasa, Pasar Ramadhan Perumahan Taman Candiloka Sidoarjo Diserbu Warga

“Saya sudah enam tahun ikut bazar Ramadhan di sini. Alhamdulillah hasilnya sangat membantu menambah penghasilan keluarga,” kata Efendi.

Menurut Efendi, tingginya jumlah pengunjung setiap sore menjadi peluang bagi pedagang untuk memperkenalkan berbagai menu makanan dan minuman berbuka puasa.

Baca Juga:  Legacy Ballroom Surabaya Hadirkan Beragam Menu Makanan Nusantara selama Ramadhan 1447 Hijriah

Ia berharap kegiatan ini dapat terus berlangsung setiap tahun karena tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga mempererat kebersamaan antarwarga.

Sementara itu, Dewiq, warga Balongdowo yang kerap berbelanja di pasar takjil tersebut, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan bazar Ramadhan di kawasan itu.

“Saya sangat terbantu karena tidak sempat memasak di rumah. Di sini banyak pilihan, rasanya enak dan harganya juga hemat,” ujar Dewiq.

Kehadiran pasar takjil ini pun tidak hanya menjadi pusat kuliner Ramadhan, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang memperkuat kebersamaan warga. (sat)