Berita Sidoarjo
Jelang Ramadhan, Bambang Haryo Ziarah ke Makam Bupati Pertama Sidoarjo, Ajak Generasi Muda Kenali Sejarah
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS), melakukan ziarah ke makam bupati pertama Sidoarjo periode 1859–1863, RTP. Tjokronegoro I, di TPU Jalan Dr. Soetomo, Rabu (18/2/2026) siang.
Ziarah tersebut menjadi momen refleksi untuk mengenang jasa para pemimpin awal Kabupaten Sidoarjo sekaligus memanjatkan doa bagi tokoh yang telah meletakkan fondasi pemerintahan daerah. Kegiatan ini dilakukan BHS bersama sejumlah pihak dari unsur tim dan masyarakat.
Suasana khidmat terasa saat doa dipanjatkan di pesarean tokoh yang dikenal sebagai salah satu figur penting dalam sejarah berdirinya Sidoarjo. Ziarah ini juga menjadi bagian dari tradisi menjelang Ramadhan yang sarat makna spiritual.
“Ini adalah kegiatan rutin. Kami bersama tim dari Kabupaten/ Kota maupun Kabupaten Sidoarjo berziarah ke pesarean bupati pertama Sidoarjo, Eyang Cokronegoro, bersama bupati ketiga yang dimakamkan di sini,” tutur BHS.
Menurutnya, ziarah tersebut bukan sekadar tradisi, melainkan bentuk penghormatan atas kontribusi para pemimpin terdahulu dalam membangun Sidoarjo.
Ia menilai, kemajuan dan kesejahteraan yang pernah dirasakan masyarakat pada masa itu tidak lepas dari kepemimpinan para tokoh tersebut.
“Ini rutin kami lakukan untuk mengenang sekaligus mendoakan beliau-beliau yang sudah berjasa untuk Sidoarjo. Kita dengar, beliau-beliau ini sudah memberikan kemakmuran bagi masyarakat pada waktu itu,” katanya.
BHS menambahkan, nilai-nilai kepemimpinan yang diwariskan para bupati terdahulu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pemimpin daerah saat ini.
Ia menilai, semangat pengabdian dan dedikasi para pendahulu penting untuk terus dihidupkan dalam pembangunan daerah.
“Ini juga bisa menjadi semangat bagi kita bersama, baik bupati maupun wakil bupati yang sekarang, untuk mengambil contoh atau tauladan dari bupati yang pertama dan ketiga,” ucapnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya memperkenalkan sejarah lokal kepada generasi muda. Ia berharap sekolah-sekolah turut berperan aktif dalam menumbuhkan kesadaran sejarah melalui kegiatan edukatif, termasuk ziarah ke makam tokoh pendiri daerah.
“Generasi muda harus tahu ini. Saya berharap sekolah-sekolah juga bisa mendorong murid-muridnya untuk berziarah ke Eyang Cokronegoro. Kita harus ingat pada sejarah bangsa ini,” tegasnya.
BHS juga berharap pesarean tersebut semakin dikenal dan dikunjungi masyarakat sebagai bagian dari upaya menghargai jasa para tokoh daerah. Ia menilai, mengenang sejarah tidak hanya sebatas mempelajari, tetapi juga merawat nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan.
“Diharapkan pesarean ini jadi banyak yang ziarah untuk mengenang jasa-jasa almarhum yang sudah mensejahterakan dan memakmurkan Kabupaten Sidoarjo,” katanya. (sat)


