Berita Sidoarjo
Satu Kompas, Sejuta Langkah, Semangat Pramuka dan Kemerdekaan Bergema di SMP Al Muslim
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Semangat kebersamaan dan nasionalisme mewarnai peringatan Hari Pramuka sekaligus HUT ke-81 Republik Indonesia di SMP Al Muslim Sidoarjo.
Mengusung tema “Satu Kompas, Sejuta Langkah”, kegiatan tersebut dikemas melalui beragam permainan dan perlombaan yang memadukan edukasi, kreativitas, ketangkasan, serta kerja sama tim.
Bagi SMP Al Muslim, peringatan Hari Pramuka dan kemerdekaan bukan sekadar agenda tahunan. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi siswa untuk mempraktikkan nilai kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, kepemimpinan, sportivitas, hingga kepedulian terhadap sesama.
Tema “Satu Kompas, Sejuta Langkah” dipilih untuk menggambarkan pentingnya memiliki arah dan tujuan yang sama. Kompas menjadi simbol penunjuk arah, sedangkan sejuta langkah menggambarkan semangat seluruh siswa untuk bergerak bersama menuju cita-cita.
Ketua Pelaksana, Ustazah Junny, mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan mampu membangkitkan semangat sekaligus memperkuat kekompakan seluruh peserta didik.
“Mari melalui kegiatan ini, kita bangkitkan semangat, perkuat kerja sama, dan satukan langkah untuk terus maju. Bersama-sama, mari kita melangkah lebih jauh, menghadapi setiap tantangan, dan meraih hal-hal hebat yang membanggakan!” ujar Ustazah Junny, Kamis (13/8/2026).
Semangat yang sama disampaikan Ketua OSIS SMP Al Muslim periode 2025/2026, Alyana. Menurut dia, kolaborasi peringatan Hari Pramuka dan HUT RI memiliki makna lebih luas dibandingkan sekadar seremoni.
“Kami pengurus OSIS memandang bahwa kolaborasi Peringatan Hari Pramuka dan HUT RI tahun ini bukan sekadar seremonial tahunan. Kegiatan ini adalah wadah nyata bagi kita semua untuk merefleksikan nilai kedisiplinan Pramuka dan semangat daya juang para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah,” kata Alyana.
Untuk menerjemahkan nilai-nilai tersebut ke dalam kegiatan yang menyenangkan, sekolah menghadirkan tiga perlombaan utama. Setiap lomba dirancang agar siswa tidak hanya bersaing, tetapi juga belajar menyusun strategi dan mengandalkan kekuatan tim.
Lomba pertama adalah Estafet Bola Pingpong. Permainan ini menguji fokus, koordinasi, dan kekompakan peserta melalui empat pos, yakni Pipapong, Headpong, Pongblow, dan Rallypong.
Berikutnya, Lomba Menyusun Puzzle Poster mengajak siswa melewati 10 rintangan fisik yang menggambarkan perjuangan para pahlawan.
Peserta harus merangkak, merayap, hingga menjawab kuis pengetahuan umum sebelum menyusun puzzle secara tepat.
Sementara itu, Lomba Jingle Pramuka menjadi ruang bagi siswa untuk menunjukkan kreativitas seni dan kekompakan kelas. Peserta menampilkan vokal, tepukan, serta gerakan ritmis tanpa alat musik dan mengakhirinya dengan slogan khas kelas masing-masing.
Sorak-sorai dan dukungan antarteman pun membuat suasana kegiatan semakin meriah. Setiap tim berusaha menyusun strategi terbaik untuk menuntaskan tantangan. Meski persaingan berlangsung sengit, sportivitas dan kebersamaan tetap menjadi semangat utama.
Salah satu siswa kelas 9 SMP Al Muslim, Safiya, mengaku menikmati rangkaian kegiatan tersebut. Selain menyenangkan, menurut dia, berbagai perlombaan memberikan pengalaman untuk belajar bekerja sama dan menghadapi tantangan.
“Kegiatannya seru karena kami tidak hanya mengikuti berbagai lomba, tetapi juga bisa bekerja sama dengan teman-teman, belajar menjadi lebih kompak, dan berani menghadapi setiap tantangan,” ujar Safiya.
Dari berbagai permainan tersebut, siswa belajar, keberhasilan tidak selalu ditentukan kemampuan individu. Komunikasi, pembagian tugas, keberanian mengambil keputusan, dan kesediaan menghargai pendapat menjadi bagian penting untuk mencapai tujuan bersama. (sat)



