Berita Sidoarjo
Harga Daging Sapi di Sidoarjo Tembus Rp130.000 per Kilogram

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Sidoarjo, melonjak tajam dalam sebulan terakhir.

Kenaikan harga ini diduga dipicu berkurangnya pasokan sapi ke Tempat Pemotongan Hewan (TPH), sehingga stok daging di pasaran ikut menipis. Akibatnya, harga daging sapi kini menembus Rp130.000 per kilogram.

Di Pasar Induk Larangan dan Pasar Krian, harga daging sapi kualitas super yang sebelumnya berkisar Rp90.000 hingga Rp100.000 per kilogram kini dijual Rp130.000 per kilogram.

Sementara itu, daging tetelan yang biasa digunakan untuk rawon juga mengalami kenaikan menjadi Rp120.000 per kilogram.

Kenaikan harga tersebut dikeluhkan para pedagang karena berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat. Banyak pembeli memilih mengurangi jumlah pembelian, bahkan ada yang menunda membeli daging sapi karena harganya dianggap terlalu tinggi.

Baca Juga:  Sepekan Menjelang Lebaran Harga Daging Sapi Naik

Salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Induk Larangan, Kusmiati, mengatakan tingginya harga jual bukan karena pedagang ingin mengambil keuntungan lebih, melainkan akibat harga pembelian dari pemasok yang sudah lebih mahal sejak dari rumah potong.

“Kami juga berat menjual dengan harga segini. Pasokan sapi ke rumah potong berkurang, jadi kami berebut mendapatkan barang. Akibatnya harga naik dan pembeli banyak yang mengurangi belanja. Omzet saya turun sekitar 50 persen dibanding biasanya,” ujar Kusmiati, Senin (3/8/2026).

Baca Juga:  Sambut HUT Ke-81 RI, Polsek Buduran Pasang Bendera Merah Putih di Seluruh Kendaraan Dinas

Menurut para pedagang, dalam sebulan terakhir jumlah sapi yang dipotong di Tempat Pemotongan Hewan mengalami penurunan.

Kondisi tersebut membuat distribusi daging sapi ke pasar tradisional berkurang sehingga harga terus merangkak naik dan belum menunjukkan tanda-tanda akan kembali normal.

Tak hanya daging sapi, kenaikan harga juga mulai merambah komoditas pangan lainnya. Harga ayam potong yang sebelumnya berada di kisaran Rp30.000 per kilogram kini ikut naik menjadi sekitar Rp35.000 per kilogram, sehingga semakin menambah beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga:  Penjual Bumbu Masak Jadi di Pasar Porong Sidoarjo Jelang Idul Adha Kebanjiran Pembeli

Pedagang berharap pasokan sapi segera kembali normal agar harga daging dapat turun dan daya beli masyarakat kembali meningkat.

Mereka juga berharap pemerintah dapat melakukan langkah stabilisasi pasokan untuk menjaga harga tetap terkendali serta melindungi pedagang maupun konsumen dari gejolak harga yang berkepanjangan. (sat)