Pendidikan
Tasyakuran Dies Natalis ke-63, FEB Unair Gandeng Alumni Gagas Program IKAFE Mengajar
SURABAYA, SURYAKABAR.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB Unair) menggagas program Sambang Kampus dan IKAFE (Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga) Mengajar dengan menggandeng para alumni.
Hal itu disampaikan Dekan FEB Unair Prof Dr Rudi Purwono SE MSE saat membuka Tasyakuran Dies Natalis ke-63 FEB Unair di Gallery lantai 1 FEB Unair, Sabtu (8/8/2026).
Hadir dalam kegiatan ini, Rektor Unair Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin, Rektor Unair dua periode pada 2015-2020 dan 2021-2025 yakni Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak.
Selain itu, dekan FEB Unair sebelumnya periode 2015-2020 dan 2021-2025 Prof Dr Dian Agustia SE MSi Ak, IKAFE FEB Unair, serta alumni angkatan paling senior 1962 dan yang terbaru 2023.
Program ini dijalankan, selain agar para alumni kembali mengunjungi almamaternya, juga mengajak para mahasiswa untuk bisa berinteraksi, berdiskusi, serta menceritakan pengalaman pada waktu kuliah dahulu, sekaligus melihat perkembangan dari fakultas.
“Kami tidak kesulitan menghadirkan mantan rektor maupun mantan dekan yang dahulu. Alhamdulillah posisinya ada di Surabaya. Dan, beliau berkenan hadir karena ini merupakan bagian dari kita ya untuk mensyukuri apa yang telah kita capai selama ini,” ujarnya.
Prof Rudi menegaskan, kehadiran para alumni mampu memberikan motivasi bahwa pemimpin-pemimpin sebelumnya berkomitmen untuk mendukung pencapaian FEB Unair untuk ke depannya.
“Karena kita sadar bahwa keberhasilan itu tidak akan bisa tercapai tanpa alumni. Alumni kita tersebar dari berbagai aktivitas baik di pemerintahan, dunia usaha, dan tentunya ini merupakan kontribusi nyata dan bentuk pengabdian dari alumni kepada masyarakat dan bangsa dan negara,” tegasnya.
Menurutnya, peran alumni merupakan bagian yang harus dirangkul dalam proses pengajaran. Salah satunya, melalui program Alumni Mengajar.
“Karena kita punya program namanya Alumni Mengajar, ya untuk sharing tentang dunia praktis, baik itu di pemerintahan maupun di dunia usaha dan industri yang banyak dibutuhkan mahasiswa kita,” ungkapnya.
Ketua IKAFE FEB Unair 2026-2030 Rizky Supriadi SE Ak MBA mengatakan, IKAFE siap memberikan dukungan penuh terhadap FEB Unair agar mampu menjadi yang terbaik di Indonesia.
Selain itu, para alumni siap membantu melalui program IKAFE Mengajar, termasuk menyiapkan dana wakaf pendidikan atau beasiswa untuk mahasiswa, serta program adik dan kakak asuh.
“FEB sudah sangat luar biasa, beberapa prodi (program studi) menjadi nomor dua dunia, tahun lalu sempat menjadi nomor 1, dan IKAFE siap men-support itu. Termasuk FEB Unair juga menjadi 276 dunia dan insyaallah kita support untuk naik terus,” jelasnya.
Di sisi lain, dunia kerja untuk lulusan FEB Unair juga tidak perlu diragukan. IKAFE akan mengupayakan para alumni agar bisa menyerap para lulusan dari FEB, termasuk mulai dari magang hingga dengan rekrutmen dan seterusnya. (aci)



