Pendidikan
Snack Bar Tempe Karya Siswa SMAMDA Sidoarjo Raih Perak di ISRC 2026

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Prestasi membanggakan diraih siswa SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo. Tim Karya Ilmiah Remaja (KIR) Biologi sekolah tersebut berhasil meraih medali perak dalam ajang Indonesian Student Research Competition (ISRC) 2026 kategori Bidang Sains dan Aplikasinya (BSA).

Kompetisi tingkat nasional yang diselenggarakan Indonesia Scientific Society (ISS) itu berlangsung di Bandung, 17–19 April 2026 dan diikuti ratusan tim dari seluruh Indonesia.

Tim KIR Biologi SMAMDA yang terdiri dari Nabila Sofi Dwi Aini, Adistya Marella Kesa Damara, Jasmine Ulil Azmi, dan Althaf Alwan Bintang Basyuni berhasil menembus ketatnya persaingan hingga babak final.

Dari total 543 tim peserta, hanya 73 tim terbaik yang lolos ke tahap akhir, setelah melalui proses seleksi oleh dewan juri.

Baca Juga:  Halal Bihalal Smamda Surabaya Sinergi Lintas Generasi dari Mantan Kepala Sekolah hingga Alumni

Dalam kompetisi tersebut, tim SMAMDA mengusung inovasi pangan fungsional berupa snack bar berbahan dasar tempe.

Produk ini dirancang sebagai alternatif camilan sehat, khususnya bagi penderita hiperkolesterolemia atau kolesterol tinggi.

Jasmine Ulil Azmi menjelaskan, inovasi ini berangkat dari rendahnya minat remaja dalam mengonsumsi tempe.

“Padahal tempe merupakan makanan khas Indonesia yang kaya protein nabati, serat, dan vitamin. Kami ingin menghadirkan bentuk yang lebih menarik agar disukai,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Baca Juga:  Menuju World Class University, Prodi AP Umsida Pacu Inovasi Kurikulum Berstandar Internasional

Proses penelitian yang dilakukan tim tidak berlangsung singkat. Mereka harus melalui berbagai tahapan, mulai dari penyusunan karya ilmiah, perancangan formulasi produk, hingga serangkaian uji coba untuk mendapatkan komposisi terbaik.

Setelah produk dikembangkan, tim melakukan uji proksimat di laboratorium eksternal guna mengetahui kandungan gizi, serta uji organoleptik terhadap 30 responden untuk mengukur tingkat penerimaan konsumen.

Baca Juga:  Unesa Fasilitasi Empat Peserta UTBK Tunanetra, Siapkan Pendamping dan Perangkat Khusus

Tidak hanya itu, pada tahap final, para peserta juga diwajibkan menyiapkan poster ilmiah dan booth presentasi, serta memaparkan hasil penelitian di hadapan dewan juri. Althaf Alwan Bintang Basyuni mengaku bangga atas capaian yang diraih timnya.

“Ini pengalaman pertama kami mengikuti lomba karya ilmiah tingkat nasional secara luring. Kami sangat bersyukur hasilnya bisa maksimal,” katanya.

Ke depan, tim berencana menyempurnakan formulasi produk snack bar tempe tersebut agar dapat didaftarkan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Mereka juga berharap inovasi ini dapat menginspirasi pelajar lain untuk terus berkarya dan mengembangkan penelitian di bidang sains. (sat)