Pendidikan
Gembleng Kemandirian di Markas Militer: LT-1 Pramuka SMP Al Falah Darussalam Tropodo Digelar di Yon Arhanud 8/MBC Sidoarjo
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Nuansa disiplin tinggi menyelimuti kegiatan Lomba Tingkat 1 (LT-1) Pramuka Penggalang SMP Al Falah Darussalam Tropodo, Sidoarjo.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini para siswa diterjunkan langsung untuk berkemah di markas Batalyon Arhanud 8/Marawaca Bhuana Cakti (MBC) Sidoarjo.
Dalam rilis yang diterima suryakabar.com, kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini bertujuan untuk menanamkan nilai kemandirian dan tanggung jawab yang lebih mendalam dengan menghadirkan atmosfer kehidupan prajurit TNI Angkatan Darat.
Disiplin Baja di Balik Seragam Cokelat
Pemilihan lokasi di Yon Arhanud 8/MBC bukan tanpa alasan. Lingkungan militer dipilih untuk memberikan stimulasi psikologis bagi siswa agar lebih sigap, tepat waktu, dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri maupun kelompoknya.
Selama kegiatan, para peserta tidak hanya berkompetisi dalam urusan kepramukaan, tetapi juga mendapatkan materi penguatan karakter, antara lain:
PBB (Peraturan Baris Berbaris): Meningkatkan konsentrasi dan kepatuhan pada instruksi.
Wawasan Kebangsaan: Menanamkan rasa cinta tanah air langsung dari para instruktur TNI.
Manajemen Logistik Mandiri: Siswa belajar mengelola waktu makan, kebersihan lingkungan tenda, dan perlengkapan pribadi tanpa bantuan orang tua.
Membentuk Karakter “Problem Solver”
Dalam sambutannya, Kepala SMP Al Falah Darussalam Tropodo, Sidoarjo, Ustadz Jumain,S.Pd.I,M.Pd.I menekankan, LT-1 adalah ajang bagi siswa untuk keluar dari zona nyaman.
“Di sini, anak-anak belajar, kemandirian bukan sekadar melakukan semuanya sendiri, tapi bagaimana mereka bertanggung jawab atas tugas yang diberikan dalam regu. Tinggal di markas militer memberikan mereka teladan nyata tentang arti kedisiplinan dan pengabdian,” ujarnya.
Uji Ketangkasan dan Kekompakan
Beberapa perlombaan yang menjadi sorotan dalam gelaran LT-1 kali ini meliputi:
- Lomba Pionering: Membangun menara pandang dan jembatan darurat.
- Penjelajahan (Wide Game): Uji fisik dan mental melalui pos-pos yang tersebar di area batalyon.
- Forum Penggalang: Diskusi kelompok untuk memecahkan masalah dengan kritis dan solutif.
Para siswa tampak antusias meskipun harus mengikuti jadwal ketat sejak subuh hingga malam hari. Atmosfer markas Yon Arhanud 8/MBC berhasil memicu semangat juang para peserta untuk menjadi pribadi yang lebih tangguh.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan estafet kepemimpinan dan karakter mandiri yang telah terbentuk dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah maupun rumah. (*)



