Pendidikan
352 Murid SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo Ikuti Tes Kompetensi Akademik
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Sebanyak 352 murid SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo, kelas XII tahun ajaran 2025/2026 mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang berlangsung, Senin (3/11/2025) hingga Kamis (6/11/2025). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam evaluasi pembelajaran sekaligus upaya sekolah untuk memetakan kesiapan murid menuju jenjang perguruan tinggi.
Pelaksanaan TKA dibagi dua gelombang, masing-masing terdiri dua sesi setiap hari. Sekitar 90 peserta mengikuti tes di setiap sesi yang berlangsung di tiga laboratorium komputer. Smamda memastikan seluruh fasilitas berjalan optimal agar pelaksanaan ujian berbasis komputer berjalan lancar.
Waka Kurikulum Smamda, Alful Musyrifah, mengatakan, persiapan pelaksanaan TKA dilakukan secara menyeluruh. Salah satu labkom bahkan dilengkapi komputer baru, sementara dua labkom lainnya menggunakan fasilitas yang sudah ada, namun telah dicek ulang untuk memastikan performa terbaiknya.
“Kami ingin murid mendapat pengalaman ujian yang nyaman dan lancar. Selain sarana, kami juga menyiapkan mereka secara mental agar siap menghadapi ujian apa pun di masa depan,” tutur Alful.
Selain mempersiapkan sarana dan teknis, Smamda juga melakukan pembinaan intensif melalui beberapa kegiatan. Sebelum mengikuti TKA, murid mengikuti Motivation Outdoor Learning (MOL) untuk menumbuhkan ketangguhan dan kebersamaan.
Mereka juga melaksanakan Pembelajaran Intensif Berbasis (PIB) serta try out sebanyak empat kali sebagai latihan akademik.
“Kami berharap anak-anak tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga kuat secara mental. Semua ini bagian dari pembiasaan agar mereka percaya diri menghadapi ujian dan seleksi perguruan tinggi,” tambahnya.
Pada hari pertama pelaksanaan, kegiatan diawali briefing pengawas oleh Kepala Smamda Sidoarjo, M. Zainul Arifin, serta kehadiran pengawas silang dari sekolah mitra untuk menjaga objektivitas. Alful menegaskan, hasil TKA diharapkan dapat memperkuat peluang murid dalam seleksi perguruan tinggi.
“Target kami, setidaknya 50 persen murid yang eligible bisa lolos SNBP, dan hasil TKA ini menjadi salah satu faktor pendukungnya,” imbuhnya. (sat)


