Pendidikan Islam KB-TK Al Falah Assalam, Tropodo, Sidoarjo Lepas Siswa TA 2019/2020 Secara Daring

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Pasca pelaksanaan PSBB jilid ke 3 di Sidoarjo dan tengah diberlakukannya masa transisi era new normal oleh pemerintah sejak, Selasa (9/6/2020), sejumlah lembaga pendidikan menggelar kelulusan siswa tahun ajaran 2019/2020 dengan memanfaatkan aplikasi zoom.

Salah satunya, acara pelepasan siswa di lembaga pendidikan islam KB-TK Al Falah Assalam, Tropodo, Sidoarjo, Sabtu (13/6/2020). Acara dilakukan dengan mematuhi anjuran pemerintah yakni memenuhi SOP protokol kesehatan.

Kepala Sekolah KB-TK Al Falah Assalam, Tropodo, Wahyuning Tirto Dewi mengatakan, karena masih dalam pandemi, acara pelepasan siswa KB-TK dilakukan secara online. Tapi, ada sebagian siswa yang diundang untuk mewakili acara.

“Meski pun pandemi, acara pelepasan tetap kami lakukan. Hanya saja dengan cara online. Sebagian siswa kami undang dalam acara, untuk penyerahan secara simbolis tropi siswa berprestasi. Tentunya kami juga terapkan SOP protokol kesehatan,” kata Wahyuning Tirto Dewi kepada suryakabar.com, Sabtu (13/6/2020).

BACA JUGA:

Acara pelapasan siswa tahun ajaran 2019/2020, lanjut Dewi, dikemas dalam tema Semangat Berprestasi di Masa Pandemi Covid 19, yang turut dihadiri sejumlah pimpinan Yayasan Pendidikan KB-TK Al Falah Assalam, Tropodo.

“Total kelulusan dari tingkat KB ada 20 siswa, dan untuk tingkat TK-B, ada 50 siswa. Seluruh civitas sekolah antusias mengikuti acara. Sebelum pembacaan SK pelepasan siswa, seluruh peserta dalam aplikasi virtual itu terlebih dulu kami ajak ngaji bareng,” terangnya.

Ia menambahkan, pihaknya bersyukur dalam acara itu mendapat tanggapan bagus dari para civitas sekolah. Antusias para siswa dalam acara itu membuat acara pelepasan seolah tanpa ada jarak. Meski pun, disisi lain, pihaknya berharap bisa segera beraktivitas kembali seperti sebelum pandemi, melakukan proses belajar mengajar tanpa jarak, bertatap muka secara langsung.

“Tentunya kami rindu belajar seperti dulu. Tapi kami yakin dalam setiap peristiwa akan menuai berkahnya sendiri. Contohnya, jika dulu belajar di sekolah itu mereka terlihat ceria dan senang dengan guru-guru di sekolah. Kali ini, mereka belajar di rumah secara daring, dan kerjasama baik kami dengan orang tua lah yang menjadi garda terdepan, bersama-sama dalam mendorong para siswa menuai kesuksesan,” tandasnya. (sty)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *