Pendidikan
TK Al Falah Darussalam Tropodo Sidoarjo Gelar Edukasi Toilet Training untuk Melatih Kemandirian dan Perlindungan Diri Anak
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – TK Al Falah Darussalam Tropodo Sidoarjo menggelar kegiatan edukasi toilet training bagi peserta didik TK B, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 90 anak tersebut bertujuan mengenalkan kemandirian dalam menggunakan toilet sekaligus memberikan pemahaman kepada anak tentang menjaga kebersihan, adab di kamar mandi, serta pentingnya menjaga diri.
Kegiatan dilaksanakan dengan membagi anak-anak menjadi dua kelompok, yakni kelompok laki-laki dan kelompok perempuan.
Kelompok laki-laki mendapatkan pendampingan dari Ustadz M. Nur Su’udi, sedangkan kelompok perempuan didampingi Ustadzah Husnul Khatimah.
Kegiatan diawali dengan pengenalan tentang aurat laki-laki dan perempuan menggunakan media boneka sebagai alat peraga.
Dengan cara yang sederhana dan sesuai dengan usia anak, guru menjelaskan perbedaan bagian tubuh laki-laki dan perempuan serta bagian tubuh yang harus dijaga dan tidak boleh dilihat atau disentuh orang lain.
Selanjutnya, anak-anak mendapatkan penjelasan mengenai adab masuk kamar mandi, mulai dari doa dan tata cara masuk, menggunakan toilet dengan benar, menjaga kebersihan, hingga tata cara istinjak setelah buang air.
Agar lebih mudah dipahami, guru juga memberikan simulasi menggunakan alat peraga berupa balon yang diikatkan pada kursi. Melalui peraga tersebut, anak-anak diperkenalkan cara membersihkan diri dengan benar setelah buang air.
Tidak hanya tentang kebersihan, edukasi juga diarahkan pada perlindungan diri. Anak-anak diajak memahami bahwa tubuh mereka adalah sesuatu yang berharga sehingga harus dijaga.
Guru memberikan pesan agar anak tidak mudah percaya kepada orang yang tidak dikenal dan berani mengatakan tidak ketika ada sentuhan yang membuat mereka merasa tidak nyaman.
Suasana kegiatan semakin menyenangkan ketika anak-anak diajak menyanyikan lagu “Sentuhan Boleh, Sentuhan Tidak Boleh”.
Lagu tersebut menjadi media edukasi yang mudah diingat anak untuk mengenali sentuhan yang aman dan tidak aman.
Salah satu momen menarik terjadi ketika Diero, siswa kelas B4, dengan penuh percaya diri mengatakan kepada ustadzah, “Ustadzah, aku sudah bisa buka celana sendiri kalau mau buang air kecil.”
Pernyataan sederhana tersebut menunjukkan tumbuhnya rasa percaya diri dan kemandirian anak dalam memenuhi kebutuhan dirinya.
Tujuan diadakannya kegiatan toilet training ini, tidak hanya mengajarkan keterampilan menggunakan toilet, tetapi juga menanamkan nilai kemandirian, kebersihan, keberanian, dan kesadaran bahwa setiap anak berharga serta memiliki tanggung jawab untuk menjaga dirinya sendiri. (*)


