Berita Sidoarjo
Jejak Kerajaan Jenggala Dihidupkan Kembali: Mimik Idayana Temui Fadli Zon, Sidoarjo Siap Bangkitkan Identitas Budaya

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana, bersama Anggota DPR RI periode 2019–2024, yang juga suaminya, Rahmat Muhajirin menemui Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon di Jakarta untuk membahas penguatan budaya lokal yang berakar dari sejarah Kerajaan Jenggala, Selasa (28/4/2026).

Pertemuan tersebut menitikberatkan pada upaya menggali, melestarikan, sekaligus mengembangkan nilai-nilai luhur budaya Sidoarjo yang diyakini berasal dari peradaban Jenggala. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat identitas daerah di tengah arus modernisasi.

Mimik Idayana menegaskan, pelestarian budaya Jenggala bukan sekadar menjaga sejarah, tetapi juga merawat filosofi dasar berdirinya Sidoarjo.

Baca Juga:  Polsek Taman Turun Tangan, Salurkan Bibit dan Pupuk untuk Dongkrak Produksi Jagung Warga

Ia menyebut, Kerajaan Jenggala didirikan oleh Raja Airlangga pada 1042 M sebagai solusi untuk menghindari konflik internal.

“Kerajaan Jenggala dibentuk untuk mencegah perang saudara dengan membagi kekuasaan bersama Panjalu. Dari situlah cikal bakal Sidoarjo lahir,” ujar Mimik.

Menurut dia, semangat berbagi kekuasaan tersebut masih relevan dengan sistem pemerintahan saat ini.

Baca Juga:  Menhaj Tinjau Makkah Route di Juanda, Tegaskan Transformasi Layanan Berbasis Kemudahan

Ia mengaitkannya dengan prinsip dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. “Intinya adalah berbagi peran berkolaborasi demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Rahmat Muhajirin menilai budaya dan kearifan lokal Jenggala perlu diangkat kembali agar tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan dikenal lebih luas.

Ia menyebut sejumlah warisan budaya seperti kesenian jaranan, wayang, tradisi masyarakat pesisir, hingga nilai-nilai yang melekat pada sosok Putri Jenggolo sebagai potensi yang perlu terus diperkuat.

Baca Juga:  Di Tengah Kesibukan, Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana Tuntaskan Gelar Sarjana Administrasi Publik

Kerajaan Jenggala sendiri diyakini pernah berpusat di wilayah Delta Brantas, yang kini berada di kawasan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.

Meski tidak banyak meninggalkan bukti fisik, jejak historisnya masih terasa melalui berbagai tradisi dan penamaan lokal.

Mimik menambahkan, upaya pelestarian budaya membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Ia berharap hasil pertemuan tersebut dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk program konkret.

“Ke depan akan ada kolaborasi antara Kementerian Kebudayaan dan Pemkab Sidoarjo untuk menghidupkan kembali warisan Jenggala sebagai identitas daerah,” tutupnya. (sat)