250 Hewan Pilihan dari Australia Tiba di Juanda, Dorong Ketahanan Pangan dan Ekowisata

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Sebanyak 250 ekor hewan ternak dan satwa impor dari Australia tiba di Terminal Kargo Bandara Internasional Juanda, Senin (30/3/2026) malam.

Kedatangan ratusan hewan ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus pengembangan sektor ekowisata di Indonesia.

Hewan yang didatangkan terdiri dari berbagai jenis, yakni unta ras Camelus dromedarius, sapi perah jenis Friesian Holstein, serta beberapa jenis domba seperti Dorper, Suffolk sheep, dan Texel sheep. Secara keseluruhan, hewan yang diimpor terdiri dari 200 ekor domba, 24 ekor sapi perah, dan 38 ekor unta.

Direktur PT Tombak Mas Nusantara, Aji Bagus Setiyawan mengatakan, impor hewan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sektor peternakan di dalam negeri.

Baca Juga:  Panen Kelengkeng di Tulangan, Wabup Sidoarjo Dorong Lahan Tidur Disulap Jadi Agrowisata

Selain untuk meningkatkan produksi susu dan daging, langkah ini juga diarahkan pada perbaikan kualitas genetika ternak lokal.

“Impor ini kami lakukan untuk mendukung ketahanan pangan nasional, terutama dalam peningkatan produksi susu dan daging, sekaligus memperbaiki kualitas genetika ternak yang ada di Indonesia,” ujar Aji.

Ia menjelaskan, sebagian hewan yang didatangkan juga akan dimanfaatkan untuk pengembangan destinasi wisata berbasis satwa. Salah satunya adalah unta yang akan dikirim ke Lembang Zoo sebagai bagian dari pengembangan ekowisata.

Baca Juga:  Jelang World Rabies Day 2025, Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo Gelar Vaksinasi Rabies Gratis Hewan Peliharaan
Baca Juga:  Kemendukbangga/BKKBN Jatim Perkuat Sinergi Pegawai Dukung Program Bangga Kencana 2026

“Untuk unta nantinya akan ditempatkan di Lembang Zoo sebagai daya tarik ekowisata. Harapannya bisa menambah variasi satwa sekaligus meningkatkan minat wisatawan,” kata Aji.

Sementara itu, sapi perah dan domba akan didistribusikan ke sejumlah daerah peternakan, di antaranya wilayah Malang serta beberapa kawasan di Jawa Barat yang memiliki potensi pengembangan peternakan.

Dari sisi harga, domba impor tersebut dibanderol sekitar Rp35 juta hingga Rp40 juta per ekor, sapi perah sekitar Rp45 juta per ekor, sedangkan unta mencapai Rp130 juta per ekor.

Sebelum didistribusikan ke berbagai daerah, seluruh hewan wajib menjalani proses karantina selama 14 hari untuk memastikan kondisi kesehatan dan bebas dari penyakit. (sat)