Pendidikan
Luncurkan Dua Mobil Hemat Energi Terbaru, Tim Nogogeni ITS Siap Juarai KMHE 2026
SURABAYA, SURYAKABAR.com – Dua kendaraan hemat energi terbaru dari Tim Nogogeni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) optimistis bisa mempertahankan juara di ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 yang akan digelar di Universitas Jember (Unej), Kamis hingga Minggu (1-4/10/2026).
General Manager Tim Nogogeni ITS Hafiz Diandra Pratama mengatakan, dua kendaraan tersebut yakni Nogogeni XI EVO dan Nogogeni IX siap berlaga dengan fokus optimalisasi sistem propulsi dan pengurangan beban kendaraan.
Menurutnya, kombinasi efisiensi pada komponen tersebut diyakini mampu meminimalkan pembakaran energi dan meningkatkan performa kendaraan secara keseluruhan.
Komitmen tim dalam mengembangkan kendaraan hemat energi tersebut menjadi sebuah wujud nyata semangat inovasi mahasiswa Kampus Pahlawan ini.
“Jadi kami sudah siap juara kembali, setelah sukses melakukan serangkaian uji coba dengan peningkatan hasil efisiensi yang signifikan dari tahun lalu,” ujar Hafiz Diandra Pratama usai meluncurkan dua mobil hemat energi di GRIT, Gedung Research Center ITS Surabaya, Kamis (3/9/2026).
Hafiz menegaskan, kedua mobil Nogogeni XI EVO ataupun Nogogeni IX yang akan berlaga ini menawarkan keunggulan yang mencolok daripada generasi sebelumnya. Baik dari konstruksi engine, sistem penggerak (drive system) kendaraan, serta meminimalisir gesekan pada area tertentu.
“Dengan rancangan mesin tersebut bisa membuat losses mobil menjadi lebih sedikit dan efisiensinya meningkat,” jelas mahasiswa Departemen Teknik Mesin Industri ITS itu.
Hafiz menjelaskan, timnya membagi fokus pengembangan kedua mobil tersebut. Nogogeni XI EVO sebagai mobil urban electric fokus dalam optimasi sistem penggerak dan bobot rangka mobil.
Sedangkan, untuk Nogogeni IX yang merupakan mobil urban ethanol fokus pada optimasi sistem penggerak dan efisiensi mesin.
Menurutnya, persiapan matang dan evaluasi berkelanjutan terus dilakukan oleh tim guna menghadapi tantangan kompetisi tahunan ini.
“Kedua mobil terbaru ini juga diproyeksikan bisa berlaga pada ajang internasional di masa mendatang, salah satunya Shell Eco-marathon (SEM),” jelasnya.
Direktur Kemahasiswaan (Dirmawa) ITS Nur Syahroni ST MT PhD menyebut peran ITS dalam menyokong perkembangan potensi diri mahasiswanya. Tidak hanya lingkungan akademik yang memadai, namun juga dukungan materi hingga moral.
“Dengan itu, mahasiswa dapat termotivasi untuk terus berkompetisi dan mempertahankan prestasi gemilang dari tahun ke tahun,” ungkap dosen Departemen Teknik Kelautan ITS itu.
Menurut Roni, setiap juara akan mendapatkan dukungan karier dengan memberikan rekomendasi ke berbagai perusahaan mitra kampus nantinya.
Hal tersebut dilakukan sebagai apresiasi ITS dengan memastikan, pengalaman berkompetisi memberikan dampak positif bagi pengembangan karier mahasiswa di masa depan.
Pembina Tim Nogogeni ITS Dedy Zulhidayat Noor ST MT PhD mengapresiasi setiap dukungan dan kemudahan fasilitas yang diberikan berbagai pihak, seperti akses sirkuit Gelora Bung Tomo untuk test drive.
Keterbukaan akses untuk uji coba dua mobil generasi terbaru Nogogeni itu turut membantu tim selama proses pengembangan.
“Jadi mahasiswa dapat mengukur performa kendaraan, modifikasi rasio gigi, serta mengevaluasi aspek teknis sebelum turun berlaga,” terang dosen Departemen Teknik Mesin Industri ITS itu.
Kolaborasi lintas sektor menjadi pondasi kokoh bagi mahasiswa untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas. (aci)



