Pendidikan
Tim Nogogeni ITS Borong Dua Gelar Juara di Kontes Mobil Hemat Energi 2025

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Tim Nogogeni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil meraih Juara 1 kategori Urban Listrik dan kategori Urban Etanol di ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2025.

General Manager Tim Nogogeni ITS, Saputra Ardyan Syah mengatakan, timnya membawa dua mobil andalan, yaitu Nogogeni X Evo untuk kategori Urban Listrik dan Nogogeni VIII untuk kategori Urban Etanol.

“Kompetisi yang diadakan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) ini telah rutin kami ikuti setiap tahun,” ujar Saputra.

Pada kompetisi yang digelar di Universitas Jember tersebut, tim Nogogeni ITS melakukan pengoptimalan dari sistem kedua mobil yang dilombakan.

Inovasi tersebut meliputi sistem utama kendaraan, seperti sistem transmisi, sistem steering untuk mempermudah handling, serta sistem suplai energi agar performa lebih efisien.

Baca Juga:  Tim Nogogeni ITS Kembali Raih Juara di Ajang Kontes Mobil Hemat Energi 2024

Pada mobil Nogogeni VIII yang biasa disebut Bela, tim melakukan pembaruan sistem penggerak dengan menggunakan mesin Mio 108 cc yang lebih efisien dibandingkan generasi sebelumnya yang masih memakai mesin Mio 125 cc.

Sedangkan, mobil Nogogeni X Evo yang dijuluki Nela dibekali motor BLDC 800 watt menggantikan motor 1.000 watt yang digunakan pada generasi terdahulu. “Optimasi ini membuat sistem penggerak menjadi lebih efisien tanpa mengorbankan performa,” ungkapnya.

Selain sisi penggerak, inovasi juga hadir pada kerangka kendaraan. Berbeda dari generasi sebelumnya yang menggunakan aluminium hollow 6016, kini kedua mobil menggunakan ladder frame aluminium 6061.

Baca Juga:  Universitas Ma Chung Lahirkan Puluhan Apoteker Angkatan Pertama, Lulus 100 Persen

Dengan kerangka tersebut, kerangka mobil lebih kuat dan stabil saat berbelok, sehingga mampu menahan puntiran ketika berlaga.

Tim Nogogeni ITS juga berhasil mengurangi massa bodi kendaraan hingga 15 persen yang menjadikannya lebih ringan dan efisien. Nogogeni VIII memiliki berat 90 kilogram, sedangkan Nogogeni X Evo yang berbahan bakar listrik hanya 78 kilogram.

“Efisiensi massa ini membuat mobil lebih responsif dan dapat memaksimalkan kinerja saat lomba,” jelasnya.

Baca Juga:  Prof Triyogi Resmi Jabat Rektor Unusa Periode 2025-2030 Gantikan Prof Jazidie

Alur perlombaan KMHE 2025 terdiri atas tiga tahap. Dimulai dari seleksi laporan desain kendaraan yang berisikan perencanaan pembuatan mobil.

Kemudian, pengiriman video virtual technical inspection, serta tahap final berupa uji coba kendaraan di lintasan sebanyak maksimal lima kali. Selanjutnya, hasil terbaik diambil berdasarkan tingkat efisiensi tertinggi bahan bakar. (aci)