Pendidikan
Personel Polresta Sidoarjo Bekali Siswa Baru Smamda, Ingatkan Bahaya Judi Online, Narkoba, hingga Geng Motor
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Ratusan siswa baru SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo mendapat pembekalan dari jajaran Polresta Sidoarjo, Senin (20/7/2026).
Melalui kegiatan tersebut, kepolisian mengingatkan para pelajar agar menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, mulai dari judi online, penyalahgunaan narkotika, hingga keterlibatan dalam geng motor.
Pembekalan yang berlangsung di Aula KH AR Fachruddin itu menghadirkan Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Mohammad Zainur Rofik sebagai pemateri utama.
Turut hadir Kasat Reserse Narkoba Polresta Sidoarjo Kompol Dwi Gastimur Wanto serta Wakasat Intelkam AKP Agung Priyanto.
Dalam paparannya, AKBP Mohammad Zainur Rofik mengatakan, keterlibatan anak di bawah umur dalam berbagai tindak pidana masih menjadi perhatian serius kepolisian.
Menurut dia, banyak remaja terjerumus ke dalam perilaku menyimpang akibat pengaruh lingkungan dan pergaulan yang negatif.
Ia menyebutkan, sejumlah persoalan yang kini banyak dihadapi kalangan remaja antara lain kecanduan gim, pornografi, judi online, penyalahgunaan narkotika, hingga aksi-aksi yang mengganggu ketertiban umum.
“Banyak anak di bawah umur yang terpaksa kami tangkap. Kami mengingatkan agar euforia tidak berlebihan hingga memicu gesekan dengan warga atau kelompok lain, seperti bergabung dengan geng motor atau terlibat perselisihan antarpesilat,” ujar Rofik.
Selain mengingatkan tentang bahaya kenakalan remaja, Rofik juga menekankan pentingnya membangun karakter sejak dini.
Menurut dia, kedisiplinan, integritas, kejujuran, sikap menghormati guru, serta kepedulian terhadap sesama merupakan bekal utama bagi pelajar untuk meraih masa depan.
Ia berharap para siswa memiliki idealisme yang kuat sehingga mampu menentukan arah kehidupan dan menggapai cita-cita tanpa terpengaruh lingkungan yang negatif.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo, Kompol Dwi Gastimur Wanto mengingatkan para siswa mengenai ancaman peredaran narkotika yang menyasar kalangan pelajar. Ia mengatakan, salah satu jenis yang kerap disalahgunakan remaja adalah pil koplo atau pil dobel Y.
“Jangan pernah sekali-kali mencoba narkoba. Tidak ada manfaatnya. Jangan sampai hanya karena ingin terlihat hebat atau diterima dalam suatu kelompok, justru menghancurkan diri sendiri dan masa depan keluarga,” kata Dwi.
Melalui kegiatan pembekalan tersebut, Polresta Sidoarjo berharap para siswa baru SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo dapat lebih memahami risiko pelanggaran hukum, menjauhi berbagai bentuk penyimpangan, serta fokus mengembangkan prestasi akademik dan karakter selama menempuh pendidikan. (sat)

