Berita Sidoarjo
Nekat Terobos Palang Pintu, Pelanggaran di Perlintasan KA Sidoarjo Mengkhawatirkan dan Mengancam Nyawa
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Pelanggaran lalu lintas di perlintasan kereta api di Kabupaten Sidoarjo masih marak terjadi dan kian mengkhawatirkan.
Perilaku nekat para pengendara, baik sepeda motor maupun mobil, berpotensi memicu kecelakaan fatal yang bisa berujung maut.
Fenomena ini salah satunya terlihat di perlintasan kereta api di Jalan Raya Tanggulangin. Meski sinyal peringatan sudah berbunyi dan palang pintu mulai turun, sejumlah pengendara tetap memaksakan diri melintas. Bahkan, tak sedikit yang justru menambah kecepatan agar bisa lebih dulu melewati rel sebelum kereta melintas.
Tidak hanya itu, pelanggaran lain yang kerap terjadi adalah aksi melawan arus. Demi menghindari antrean panjang, pengendara nekat mengambil jalur berlawanan arah.

Mereka bahkan menyeberangi median jalan dan masuk ke jalur dari arah berlawanan, sehingga memperparah potensi kecelakaan.
Kondisi serupa juga tampak di perlintasan kereta api di Jalan Pahlawan, Sidoarjo. Di lokasi ini, pengendara roda dua terlihat tidak sabar menunggu palang terbuka dan memilih melawan arus untuk mencari celah agar bisa lebih cepat melintas.
Tingginya angka pelanggaran di perlintasan kereta api ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Selain membahayakan diri sendiri, tindakan tersebut juga mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya serta dapat mengganggu perjalanan kereta api.
Kasatlantas Polresta Sidoarjo AKP Yudhi Anugrah Putra mengatakan, pihaknya akan meningkatkan pengawasan di sejumlah titik perlintasan kereta api yang rawan pelanggaran.
“Hal ini kami lakukan menyusul masih tingginya angka kecelakaan yang dipicu ketidakpatuhan terhadap aturan lalu lintas khususnya di perlintasan kereta api,” ujar AKP Yudhi Anugrah Putra, Kamis (30/4/2026).
Yudhi menegaskan, pihaknya tidak akan ragu memberikan sanksi tegas kepada para pelanggar. Penindakan akan dilakukan baik melalui tilang manual maupun tilang elektronik atau ETLE guna memberikan efek jera kepada masyarakat.
“Saya mengimbau para pengguna jalan untuk lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan. Menurutnya, beberapa detik yang dihemat dengan melanggar aturan tidak sebanding dengan risiko kehilangan nyawa di perlintasan kereta api,” tutupnya. (sat)


