Pendidikan
BRIN dan Unesa Siapkan Pusat Olahraga Berbasis Sport Science

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendukung Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menjadi kampus unggulan inovasi atau Innovation University dan pusat olahraga berbasis sport science.

Kepala BRIN Prof Dr Arif Satria SP MSi mengatakan, transformasi Unesa menjadi Innovation University ini diperkuat dengan keunggulan sport science, yang diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, Unesa sudah sangat maju, sehingga didorong untuk tetap konsisten dengan identitas sebagai pusat olahraga.

“Unesa sudah luar biasa, sangat maju. Ini perlu untuk terus istiqomah dengan identitas yang kuat sebagai kampus olahraga,” ujar Prof Arif usai menjadi pembicara dalam Forum Group Discussion (FGD) bertajuk Transformasi Perguruan Tinggi dalam Menjawab Disrupsi Global dan Krisis Dunia di Gedung Rektorat Unesa Kampus 2 Lidah Wetan Surabaya, Sabtu (25/4/2026).

Baca Juga:  Unesa Siagakan Infrastruktur Triple Backup UTBK SNBT 2026 Sambut 20.340 Peserta

Prof Arif menegaskan, visi Sport University menjadi posisi baru bagi Unesa. Menurutnya, pengembangan riset kini menyentuh ranah psikologi, kebijakan, diplomasi, hingga bisnis olahraga.

“Visi Sport University ini saya kira akan menjadi positioning baru buat Unesa dengan mengembangkan sport science yang begitu beragam,” tegasnya.

Di sisi lain, sektor teknik olahraga turut menjadi perhatian utama. Sehingga, sentuhan teknologi diharapkan mampu memproduksi peralatan olahraga secara mandiri tanpa harus bergantung pada impor.

Prof Arif menekankan pentingnya kemampuan teknik lokal untuk membuat raket, net, hingga karpet lapangan. Kehadiran fakultas kedokteran olahraga menjadi pilar pendukung lainnya.

Baca Juga:  12.585 Peserta Ikuti UTBK SNBT 2026 ITS, 38 Gugur di Hari Pertama

“Ini perlu sentuhan-sentuhan teknologi berbasis pada kemampuan kita sendiri di bidang engineering untuk bisa memproduksi barang-barang yang dulunya itu diimpor,” ungkapnya.

Saat ini, BRIN sedang membangun Pusat Riset Olahraga. Pembangunan ini mengacu pada naskah akademik yang disusun tim pakar dari Unesa.

Unesa dianggap memiliki dasar riset yang sangat kuat untuk pengembangan atlet. Kolaborasi kedua lembaga ini diproyeksikan mampu memperkuat prestasi nasional.

“Kami banyak belajar juga dari Unesa tentang bagaimana mengembangkan riset bidang olahraga,” katanya.

Baca Juga:  Mahasiswa Uwika Kembangkan Smart Helmet IoT Tingkatkan Keselamatan Pekerja Tambang

Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi Unesa Prof Dr Dwi Cahyo Kartiko SPd MKes mengatakan, kualitas manusia adalah penentu masa depan.

Menurutnya, manusia unggul harus memiliki fisik yang tangguh dan adaptif. Selain itu, Unesa mengambil posisi tegas bahwa transformasi berpusat pada manusia, serta pengembangan sumber daya manusia berkualitas menjadi misi utama kampus dalam persaingan global.

“Masa depan dunia tidak ditentukan teknologi semata, tapi oleh kualitas manusia yang mengendalikannya,” terang Prof Cahyo.

Ia menyebut, sport science diletakkan sebagai jantung keunggulan lembaga. Hal ini meliputi riset performa atlet hingga pengembangan industri olahraga berbasis teknologi.

Menurutnya, Unesa hadir untuk memastikan ketersediaan tenaga ahli yang kuat dan produktif.

“Strategi ini menjadi bagian dari pembangunan peradaban. Sport science di Unesa bukan sekadar bidang keilmuan, tapi strategi peradaban,” pungkasnya. (aci)