Haji 2026
BBKK Pastikan Makanan Jemaah selama Karantina di Asrama Haji Embarkasi Surabaya Terverifikasi

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya menjamin seluruh makanan jemaah calon haji sudah terverifikasi Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya Mohammad As’adul Anam mengatakan, pihaknya melarang para jemaah yang sedang menjalani karantina di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) untuk membeli makanan atau camilan sembarangan.

Sebab, hal itu berkaitan dengan standarisasi makanan yang sudah ditentukan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) yang juga memberikan jaminan agar konsumsi makanan jemaah tetap terkontrol.

Baca Juga:  Menabung Rp10 Ribu Tiap Hari selama 50 Tahun, Nenek Mislicha Penjual Cilok asal Pasuruan Naik Haji

“Jemaah nggak boleh beli atau bawa makanan dari luar. Karena seluruh makanan yang dikonsumsi jemaah selama masa karantina, harus terverifikasi BBKK,” ujarnya di AHES, Sabtu (25/4/2026).

Sehingga, untuk mendukung standarisasi tersebut, PPIH Embarkasi Surabaya juga melarang warung yang biasa beroperasi di area asrama.

“Supaya, jemaah ini juga nggak jajan sembarangan. Jemaah sebenarnya juga tidak boleh menerima makanan bawaan dari luar. Karena memang seluruh makanan yang berada di sini, harus terawasi BBKK,” tegasnya.

Baca Juga:  33 Jemaah Calon Haji Alami Gejala Hipertensi hingga Kelelahan saat Tiba di AHES
Baca Juga:  Embarkasi Surabaya Terapkan Sistem One Stop Service Permudah Penerimaan Jemaah Calon Haji 2026

Sementara itu PPIH Embarkasi Surabaya hingga, Sabtu (25/4/2026) siang telah memberangkatkan 14 kelompok terbang (kloter) dengan total 5.252 jemaah, dan didampingi 62 petugas haji.

Sedangkan, ribuan jemaah yang telah berangkat tersebut telah menerima Kartu Nusuk yang wajib dibawa dan dipakai selama berada di Tanah Suci. (aci)