DJP Jatim I Sosialisasi Program Inklusi Kesadaran Pajak Tingkat SMA di Surabaya

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur (Kanwil DJP Jatim) I menggelar Sosialisasi Implementasi dan Penandatanganan Berita Acara Program Inklusi Kesadaran Pajak Tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Surabaya, Rabu (8/4/2026).

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jatim I Lusi Yuliani mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Direktorat Jenderal Pajak dalam menanamkan nilai kesadaran pajak sejak dini kepada generasi muda melalui integrasi dalam sistem pendidikan.

“Program Inklusi Kesadaran Pajak diharapkan dapat membentuk karakter peserta didik yang memahami peran pajak dalam pembangunan nasional,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Subandi Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Ajak ASN Percepat Pelaporan SPT, DJP Jatim II Siapkan Pendampingan

Lusi menjelaskan, Program Inklusi Kesadaran Pajak merupakan inisiatif Direktorat Jenderal Pajak yang telah dilaksanakan sejak 2013, dengan tujuan mengintegrasikan nilai-nilai perpajakan dalam kurikulum pendidikan secara terstruktur, sistematis, dan berkesinambungan.

“Sejalan dengan perkembangan kebijakan dan kebutuhan pembangunan nasional, implementasi program ini terus diperluas hingga jenjang pendidikan menengah,” jelasnya.

Baca Juga:  Realisasi Penerimaan Kanwil DJP Jatim II hingga 31 Oktober 2025 Capai Rp 19,111 Triliun

Melalui sosialisasi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai dasar-dasar perpajakan, termasuk konsep pajak, jenis, objek dan subjek pajak, serta hak dan kewajiban perpajakan. Selain itu, juga materi terkait implementasi inklusi kesadaran pajak dalam proses pembelajaran di sekolah.

Lusi menegaskan, kolaborasi antara Direktorat Jenderal Pajak dan Dinas Pendidikan merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran pajak sejak dini.

“Melalui sinergi ini, kami berharap nilai-nilai kesadaran pajak dapat tertanam sejak bangku sekolah, sehingga generasi muda memiliki pemahaman dan kesadaran yang kuat dalam memenuhi kewajiban perpajakan di masa depan,” tegasnya.

Baca Juga:  ITS Atur Jadwal Praktikum Mahasiswa pada Penerapan WFH di Kampus

Hadir dalam sosialisasi ini, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo Dr Kiswanto SPd MPd, yang secara kewenangan membawahi SMA di wilayah Surabaya, serta lima kepala sekolah perwakilan SMA Negeri di Surabaya.

Yakni, Dr Muhammad Romli MPd (SMA Negeri 1 Surabaya), Dra Titik Hariani MM (SMA Negeri 2 Surabaya), Drs Abdul Razzaq SSos MSi (Plt Kepala SMA Negeri 15 Surabaya), Sunawan Hadi Santoso SPd MPd (SMA Negeri 16 Surabaya), dan Zaenal Arifin MPd (SMA Negeri 17 Surabaya).

Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan Berita Acara dukungan Program Inklusi Kesadaran Pajak sebagai bentuk komitmen bersama antara Kanwil DJP Jatim I, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo, dan satuan pendidikan dalam mengimplementasikan nilai-nilai kesadaran pajak di lingkungan sekolah.

Kanwil DJP Jatim I berkomitmen untuk terus memperkuat implementasi Program Inklusi Kesadaran Pajak melalui kegiatan edukasi, pendampingan, dan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, guna mendukung terwujudnya masyarakat yang sadar dan patuh pajak. (aci)