Commuter Area 8 Surabaya Tambah Kapasitas Angkut Menjadi 106 Tempat Duduk per Kereta
SURABAYA, SURYAKABAR.com – KAI Commuter Area 8 Surabaya melakukan penyesuaian sarana Commuter Line dengan menambah kapasitas angkut dari 64 menjadi 106 tempat duduk per kereta.
Salah satunya, penyesuaian rangkaian sarana kereta yang beroperasi pada sejumlah rute layanan Commuter Line Jenggala dan Commuter Line Arjonegoro pada Mei 2026.
Vice President Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, penyesuaian operasional rangkaian sarana kereta ini diberlakukan sementara selama proses perawatan sarana kereta apinya.
Langkah strategis ini diambil menyusul adanya pelaksanaan program perawatan besar atau konservasi pada armada sarana Kereta Rel Diesel (KRD).
“KAI Commuter Area 8 Surabaya mengalihkan rangkaian KRD menjadi rangkaian kereta yang ditarik Lokomotif dengan formasi Kereta Ekonomi (K3), untuk Commuter Line Jenggala relasi Babat/Indro – Surabaya/ Mojokerto/ Sidoarjo dan Commuter Line Arjonegoro relasi Bojonegoro/ Babat – Surabaya/Sidoarjo,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).
Karina menjelaskan, untuk penambahan kapasitas angkut, sebagai perbandingan, untuk sarana KRD seri sebelumnya (KRDI) hanya menyediakan 64 tempat duduk per kereta. Sedangkan, sarana Ekonomi K3 Pengganti, tempat duduk yang tersedia sebanyak 106 tempat duduk per kereta.
Menurutnya, dengan perubahan operasional formasi sarana kereta ini, sistem penjualan tiketnya tetap diatur sesuai ketentuan eksisting. Yakni, untuk okupansi penjualan tiket Commuter Line Arjonegoro sebanyak 120 persen dari kapasitas tempat duduk eksisting dan Commuter Line Jenggala sebanyak 150 persen dari kapasitas tempat duduk eksisting.
“Jadi jumlah tempat duduk yang disediakan lebih banyak jika dibandingkan dengan sarana KRD yang sebelumnya. Hal ini diharapkan mampu mengakomodasi tingginya minat masyarakat serta memberikan kenyamanan pengguna dalam menggunakan layanan Commuter Line,” jelasnya.
Selain itu, sarana Ekonomi K3 ini juga dilengkapi toilet di setiap kereta, sehingga layanan selama di dalam perjalanan semakin meningkat.
Penyesuaian stamformasi ini bersifat sementara dan KAI Commuter memastikan proses perawatan besar sarana KRD ini dilakukan secara terukur dan penuh ketelitian.
“Ini mesti dipastikan demi menjamin keselamatan aspek pengereman, serta teknis lainnya saat armada kembali siap beroperasi penuh,” pungkasnya. (aci)

