431 Atlet Tampil di Kejurprov Woodball Jatim I di Tulungagung

TULUNGAGUNG, SURYAKABAR.com – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Woodball Jawa Timur I 2026 resmi dibuka di Lapangan Pojok Raya Tulungagung, Jumat (3/4/2026). Ajang perdana ini menjadi tonggak sejarah penting dalam peta jalan pembinaan atlet woodball di Tanah Air.

Kejurprov I Woodball Jawa Timur berlangsung, 3-5 April 2026 dan diikuti 431 atlet terbaik yang mewakili 23 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Mereka akan beradu akurasi dan ketenangan mental dalam dua nomor bergengsi: Stroke dan Fairway.

Kemeriahan pembukaan semakin terasa eksklusif dengan kehadiran jajaran tokoh penting. Ketua Pengprov IWbA Jatim, Moh. Ali Kuncoro, hadir langsung mendampingi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Jatim, Dr. M. Hadi Wawan Guntoro.

Baca Juga:  Woodball Sidoarjo Borong Banyak Juara dari Pacitan Open Tournament Woodball 2022

Turut hadir memberikan dukungan moral, perwakilan KONI Jatim Akmal Budianto, Ketua Perwosi Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak, serta jajaran Forkopimda Tulungagung.

Ketua Pengprov IWbA Jatim, Moh. Ali Kuncoro, mengatakan, pemilihan Tulungagung sebagai tuan rumah perdana didasari kesiapan infrastruktur dan antusiasme luar biasa dari pemerintah daerah.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab Tulungagung. Sinergi ini adalah fondasi utama bagi kemajuan Woodball. Kejurprov I ini bukan sekadar seremoni, melainkan kawah candradimuka untuk menjaring bibit unggul yang diproyeksikan mengharumkan nama Jawa Timur di kancah nasional maupun internasional,” ujar Ali Kuncoro.

Baca Juga:  Strategi Baru KONI Jatim, Terapkan Visual Coaching untuk Dongkrak Prestasi di PON Bela Diri 2026

Ali Kuncoro menitipkan pesan bagi ratusan atlet yang bertanding. Menurutnya, olahraga asal Taiwan ini mengedepankan filosofi kejujuran dan kendali diri.

“Selamat bertanding bagi duta-duta dari 23 daerah. Tunjukkan kemampuan teknis terbaik kalian, namun yang paling utama, jagalah marwah olahraga ini dengan menjunjung tinggi sportivitas. Kemenangan sejati ada pada kehormatan di setiap ayunan mallet di lapangan,” tegasnya.

Baca Juga:  KONI Jatim Jajaki Kerja Sama dengan Jepang, Targetkan Prestasi Atlet Naik ke Level Dunia

Senada dengan itu, kehadiran Arumi Bachsin dan jajaran Forkopimda memberikan sinyal kuat, Woodball kini bukan lagi olahraga rekreasi semata, melainkan cabang olahraga prestasi yang mulai memasyarakat secara masif di Jawa Timur.

Selama tiga hari ke depan, Lapangan Pojok Raya akan menjadi saksi lahirnya juara-juara baru yang siap membawa tongkat estafet prestasi woodball Jatim ke level yang lebih tinggi. (*)