Ramadhan 2026
King Abdi dan LMI Sajikan 1.000 Porsi Buka Puasa untuk Warga Nelayan Kenjeran Surabaya

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Lembaga Manajemen Infaq (LMI) mengajak juru masak Amrizal Nuril Abdi atau yang lebih dikenal dengan nama King Abdi menyajikan 1.000 porsi untuk berbuka puasa di Sentra Ikan Bulak, Kenjeran, Surabaya, Sabtu (7/3/2026) sore.

Jebolan program kompetisi memasak MasterChef Indonesia season 10 ini memasak untuk 1.000 warga nelayan kecil pesisir pantai Kenjeran Surabaya melalui program Masak Besar dan Berbagi Puasa untuk Warga Pesisir.

Abdi mengatakan, dalam kesempatan ini ia memasak menu yang berisi lauk ayam masak acar, mie kuning, dan telur sayur tumis. Ia hanya membutuhkan waktu 1 jam 20 menit untuk memasak 1.000 porsi tersebut.

“Yang pasti, di bulan kebaikan ini saya bersama LMI masak di daerah pesisir untuk 1.000 porsi. Tadi, juga dibantu sama ibu-ibu dari LMI itu masaknya,” ujarnya.

Abdi berharap, program masak besar yang digelar LMI ini bisa membantu masyarakat luas, termasuk ke depannya bisa menyasar lebih banyak masyarakat dan berkolaborasi dengan lebih banyak pihak lagi.

Baca Juga:  Swiss-Belinn Tunjungan Surabaya Usung Ramadhan Heritage, Lebih 50 Pilihan Menu Khas Nusantara Temani Berbuka Puasa

“Aku cuma berpesan satu, di ekonomi yang drop ini, aku berharap lembaga-lembaga seperti LMI dan semuanya itu bergabung untuk membantu, di mana orang-orang dalam masa kesulitan ini minimal ada untuk berbuka, ada untuk segala macam,” ungkapnya.

“Sedikit-sedikit satu orang berbuat kebaikan, 10 orang berbuat kebaikan, 100 orang berbuat kebaikan itu pasti semuanya akan lebih bagus gitu. Makanya, aku sangat senang sekali ketika LMI ngajak untuk masak di kawasan Kenjeran ini,” sambungnya.

Direktur Program LMI Yanuari Dwi Prianto menjelaskan, program Masak Besar ini digelar di kawasan pesisir Kenjeran yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan kecil, buruh pengolahan hasil laut, serta pekerja sektor informal kelautan yang memiliki kerentanan ekonomi seiring dengan pendapatan yang tidak stabil.

Baca Juga:  Pemuda Pancasila Sidoarjo Rutin Bagikan 1.500 Paket Takjil di Jalan Jenggolo

Menurutnya, kerentanan ekonomi ini menyebabkan banyak keluarga pesisir mengalami keterbatasan dalam pemenuhan kebutuhan pangan, termasuk penyediaan hidangan berbuka puasa yang layak dan bergizi.

“Melalui program Masak Besar dan Buka Bersama, LMI ingin menghadirkan kebahagiaan dengan menyiapkan ribuan porsi berbuka puasa yang dimasak bersama oleh relawan dan warga,” jelasnya.

Baca Juga:  Dulu Jual Lumpia di Kelas, Kini Alumnus UMM Ekspor Keripik Buah ke Manca Negara

Yanuari menegaskan, LMI bersama para donatur, relawan, dan warga bergotong royong mulai dari pengadaan bahan hingga proses memasak 1.000 porsi bersama King Abdi.

Menurutnya, program Masak Besar ini bukan hanya menghadirkan menu berbuka puasa yang bergizi, namun juga menjadi jembatan silaturahmi antara donatur, relawan dan masyarakat pesisir.

“Kami berharap kegiatan ini membawa kebahagiaan Ramadan, serta meringankan beban saudara-saudara kita di Kenjeran,” pungkasnya. (aci)