Berita Sidoarjo
Peluk Haru Ibu dan Berikan Bunga Warnai Peringatan Hari Ibu SDI Sabilillah Sidoarjo
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Suasana haru menyelimuti Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Sabtu (13/12/2025). 1.053 Murid SD Islam (SDI) Sabilillah Sidoarjo satu per satu memeluk ibunda mereka, menyerahkan setangkai bunga, dan menyampaikan cinta dengan cara paling sederhana, namun bermakna. Momen tersebut menjadi puncak peringatan Hari Ibu yang digelar lebih awal oleh sekolah tersebut.
Mengusung tema “Moms is Home”, kegiatan ini diikuti seluruh murid SDI Sabilillah yang berjumlah 1.053 anak. Kehadiran orang tua pun terasa lengkap, tak hanya ibu, namun juga ayah yang ikut mendampingi anak-anak mereka dalam peringatan ini.
Ketua Panitia Hari Ibu SDI Sabilillah Sidoarjo, Ria Madinah, menyebutkan, keterlibatan ayah menjadi salah satu hal menarik dalam kegiatan ini.
“Kegiatan ini melibatkan semua murid yang berjumlah 1.053 anak. Yang menarik, tidak hanya sang Bunda yang mengantar anaknya ke acara ini, namun dari jumlah tersebut, hampir separonya sang ayah juga datang. Karena mendidik dan mendampingi anak tentu bukan hanya tugas ibu,” terangnya.
Ria menjelaskan, tema Moms is Home dipilih sebagai pengingat akan peran ibu sebagai tempat pulang paling aman bagi anak-anaknya.
“Melalui tema Moms is Home, kita diingatkan, kehadiran ibu menjadikan rumah penuh makna. Dari doa-doanya yang tak pernah putus, dari perhatiannya yang tulus, Ibu membangun kehangatan yang tak tergantikan. Di sanalah rasa aman tumbuh, harapan dirawat, dan cinta dipelihara,” ucap Ria.
Kepala SDI Sabilillah Sidoarjo, Ustadzah Sri Umami, menegaskan, pendidikan karakter menjadi fondasi utama dalam proses pembelajaran di sekolahnya. Selain program unggulan Tahfidzul Qur’an dan Bahasa Inggris, pembiasaan sikap hormat kepada orang tua dan sesama terus ditanamkan sejak dini.
“Di sekolah kami, pembelajaran karakter adalah pembiasaan sehari-hari, khususnya orang tua dan orang yang lebih tua. Baik secara komunikasi dan perilaku dalam hubungan sosial,” tegasnya.
Ia menambahkan, penguatan karakter dilakukan secara konsisten setiap hari. “Setiap hari sekolah mempunyai waktu 30 menit memberikan teori penguatan karakter. Dari masing-masing orang tua, pengajar akan mengevaluasi pembelajaran karakter tersebut setiap bulan sesuai tema yang diberikan,” tutupnya.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB), Heni Kristiani, mengatakan, Pemkab memiliki program unggulan untuk mendukung pola asuh anak.
“Kami punya sekolah orang tua hebat yang sasarannya ibu yang mempunyai anak di bawah lima tahun agar memberikan materi pola pengasuhan yang tepat bagi anaknya untuk mewujudkan generasi emas tahun 2045,” terangnya.
Apresiasi mendalam disampaikan salah satu wali murid, Titik Indrawati, ibu dari Reyhana Alexandra Maliki kelas IV B. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar seremoni, namun sarat nilai edukasi dan emosional.
“Sebagai orang tua, saya apreciate kepada semua panitia yang terlibat, karena ini menurut saya sangat spektakuler dan sukses digelar mulai awal hingga selesai,” tutur istri Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki tersebut.
Kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian sosial melalui penggalangan donasi bagi korban banjir dan tanah longsor di Sumatera.
“Sebagai sesama makhluk Tuhan sudah kewajiban kita berbagi. Semoga dana yang dikumpulkan SDI Sabilillah Sidoarjo bisa membantu warga terdampak,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan peringatan Hari Ibu SDI Sabilillah Sidoarjo diawali dengan tausiyah oleh Ir. KH. Taat Budi Utomo, Pembina Yayasan TPI Sabilillah dan Perkumpulan Keluarga As-Sakinah.
Acara dilanjutkan dengan penampilan 1.053 murid dalam beberapa sesi, momen haru pemberian bunga dan pelukan kepada para ibu, serta ditutup dengan pengumpulan donasi. (sat)




