Piala Sumpah Pemuda 2025
SMAN 1 Krian Singkirkan SMKN 3 Buduran di 16 Besar Piala Sumpah Pemuda 2025 Sidoarjo Lewat Adu Tendangan Penalti

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Dramatis. Kemenangan SMKN 3 Buduran (A) atas SMAN 1 Krian di 16 Besar Piala Sumpah Pemuda 2025 Sidoarjo yang sudah didepan mata sirna. Itu menyusul keberhasilan SMAN 1 Krian menyamakan kedudukan 3-3 saat pertandingan menyisakan waktu 43 detik.

Seiring hasil imbang 3-3 itu, pertandingan dilanjutkan adu tendangan penalti. Nah, pada adu tendangan penalti ini, SMAN 1 Krian berhasil mencetak tiga gol dan SMKN 3 Buduran (A) mencetak satu gol.

Dengan hasil itu, SMAN 1 Krian tampil sebagai pemenang dengan skor 6-4 pada laga yang digelar di GOR Sidoarjo, Sabtu (1/11/2025) dan melaju ke perempat final. Sebaliknya, SMKN 3 Buduran (A) tersingkir.

Sebetulnya, SMKN 3 Buduran (A) mengawali pertandingan dengan permainan bagus. Tim asuhan Fathur Dimas Setyo mencetak dua gol cepat lewat brace dari sang pivot, Ahmad Yasir Alyasiroh menit 1 dan 2.

Kecolongan dua gol cepat, SMAN 1 Krian merespons dengan meningkatkan tekanan. Hanya butuh satu menit, SMAN 1 Krian berhasil menipiskan ketinggalan menjadi 1-2, menyusul lahirnya gol yang dicetak Calvin. Bola tendangan Calvin dari luar circle sempat mengenai mistar gawang dan memantul masuk.

Baca Juga:  SMKN 1 Sidoarjo (A) Lolos ke Perempat Final Piala Sumpah Pemuda 2025 Sidoarjo, Raih Kemenangan Telak di 16 Besar

Tekanan SMAN 1 Krian menghasilkan tendangan bebas beberapa meter di luar circle. Kesempatan ini mampu dimaksimalkan Ridho yang dipercaya menjadi eksekutor tendangan bebas.

Bola tendangan bebas Ridho meluncur deras menyusur lantai lapangan mengarah ke tiang dua melewati sela kaki pemain SMKN 3 Buduran (A) yang menjadi pagar betis dan gagal dibendung kiper Naufal. Gol di menit 5 ini mengubah skor menjadi 2-2 dan bertahan hingga babak pertama berakhir.

Di awal babak kedua, SMKN 3 Buduran (A) kembali mengendalikan permainan. Juara Axis Nation Cup 2025 seri Sidoarjo ini kembali unggul 3-2 menit 20.

Baca Juga:  SMAN 1 Krian Rebut Juara, Top Skor dan Pemain Terbaik Delta Cup 2023

Gol ketiga SMKN 3 Buduran (A) ini tercipta dari set piece tendangan bebas. Bola dari Aldi dikirim ke Fajar langsung diteruskan dengan tendangan keras menjebol gawang SMAN 1 Krian.

Tempo permainan sempat memanas. Imbasnya, kedua tim sama-sama kehilangan satu pemain, setelah diganjar kartu merah. Dari SMKN 3 Buduran (A) yang mendapat kartu merah anchor Aldi, sedang dari SMAN 1 Krian Rudin.

Sama-sama bermain dengan empat pemain selama dua menit, kedua tim gagal mencetak gol. Kehilangan anchor Aldi membuat pertahanan SMKN 3 Buduran (A) goyah.

Di detik-detik kritis menjelang pertandingan usai, SMAN 1 Krian sukses menyamakan kedudukan 3-3 dari gol yang dicetak Lionel lewat tendangan chip saat laga menyisakan waktu 43 detik. Dari sudut sempit, bola pelan melewati atas kiper SMKN 3 Buduran (A) dan gol.

Baca Juga:  Gol Vano Bawa SMAN 3 Sidoarjo (B) Raih Kemenangan atas SMKN 3 Buduran (B) di Piala Sumpah Pemuda 2025 Sidoarjo

Laga pun dilanjutkan adu tendangan penalti untuk mencari pemenang. Di adu tendangan penalti ini, tiga eksekutor SMAN 1 Krian semuanya berhasil mencetak gol, sedang SMKN 3 Buduran (A) satu pemain yang gol. Yasir gagal dan penendang terakhir tidak dilakukan, karena apapun hasilnya sudah tidak berpengaruh lagi.

Pelatih SMAN 1 Krian, Yudi Saiful Arif mengatakan, pada laga ini beberapa pemainnya yang disiapkan malah tidak hadir. Itu yang membuat SMAN 1 Krian kurang siap di awal babak pertama, sehingga kecolongan dua gol cepat.

“Yang jelas, kami memuji mentalitas anak-anak. Meski kami sempat kecolongan dua gol cepat, akhirnya bisa menyamakan kedudukan. Saya juga apresiasi terhadap permainan SMKN 3 Buduran, permainan mereka bagus sekali,” ujar Yudi Saiful Arif menjawab suryakabar.com usai pertandingan.

Terkait adu tendangan penalti, Yudi Saiful Arif mengaku tidak pernah menyiapkan timnya tendangan penalti. “Untuk adu penalti, jujur saya tidak ada persiapan adu penalti, karena kita inginnya setiap game jangan sampai adu penalti. Kiper yang saya pasang untuk adu penalti tadi kiper kedua, Adven, bukan kiper utama,” tandasnya. (es)