Kuliner
Cafe Kebun Coklat di Pinggiran Sidoarjo, Tarik Pecinta Kuliner Semua Kalangan

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Bermula dari hobinya mengolah resep masakan, Putri (26) berhasil menarik customer, dari semua kalangan. Olahan ragam menu ciptaanya laris di cafe ala pedesaan miliknya.

Nama cafe itu, Kebun Coklat. Lokasinya jauh dari pusat kota. Di daerah Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo. Cafe seluas 500 meter persegi itu berdekorasi alam, natural. Ditanami sekitar 15 tumbuhan coklat, di dalam area cafe.

Putri, penggagas cafe unik tersebut baru berusia 26 tahun. Perempuan muda ini memiliki hobi masak dan berprofesi sebagai bidan.

“Sudah lama saya hobi mengkolaborasi resep masakan di rumah. Saat mendapat izin orang tua membuka cafe itu, tidak menyangka bakal jadi seindah sekarang,” kata Putri kepada suryakabar.com, Senin (17/2/2020).

BACA JUGA:

Putra sulung dari tiga bersaudara itu menambahkan, awalnya orang tuanya berharap agar dia menekuni bidang kebidanan. Tapi, selain tetap berprofesi bidan, dia juga berhasil membuktikan hobinya bukan sembarang hobi. Cafe berkonsep olahan berbahan coklat itu, mampu menarik pecinta kuliner dari semua kalangan.

Dari awal, kata dia, sengaja konsep untuk olahan menunya berbahan coklat. Karena coklat dianggap simbol cinta, dan kasih sayang. Selain itu, juga cocok dikonsumsi untuk semua kalangan.

“Saat opening 2016, langsung diserbu pelanggan. Saya terharu bahagia, tapi saya juga bingung harus dilayani seperti apa. Saat ini, pelanggan tidak saja datang dari masyarakat sekitar, dari luar kota juga ada,” turur Putri, seorang ibu muda dari bayi laki-lakinya berumur lima bulan.

BACA JUGA:

Untuk tetap memberikan layanan ramah kepada pelanggan di cafe ala kebun itu, lanjut Putri, dirinya dibantu 25 orang karyawan.

“Saya selalu belajar yang terbaik dari para pelanggan. Awalnya seratus menu, hingga sekarang ada dua ratus menu. Sebagian inovasi menu datang dari saran pelanggan. Alhamdulillah, sudah buka tiga cabang, di Mojokerto dan Kediri,” terangnya.

Perempuan lulusan salah satu akademi kebidanan di Sidoarjo pada 2015 itu menceritakan, beragam menu andalannya telah dipersiapkan terlebih dulu, seperti saat akan opening, empat tahun silam. Setiap hari, Putri rajin mencatat setiap kali menemukan resep menu baru.

“Saat ini sudah tersedia puluhan jenis es coklat, olahan snack dan makanan berat berbahan coklat. Soal harga disesuaikan, mulai Rp 3 ribu, sampai tertinggi tidak sampai Rp 50 ribu,” tandasnya. (sty)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *