Pendidikan
Himpaudi Kecamatan Waru Sidoarjo Gelar Festival Hari Gizi: Generasi Sehat, Cerdas, dan Ceria dengan Gizi Seimbang
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kecamatan Waru, Sidoarjo sukses menyelenggarakan Festival Hari Gizi.
Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional 2026 ini mengusung tema “Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal” dan digelar di SMP Al Falah Darussalam Tropodo, Waru, Sidoarjo, Sabtu (2/5/2026).
Festival peringatan hari gizi kali ini berfokus pada pengenalan bahan pangan lokal kepada anak-anak usia dini, dikemas melalui aktivitas menyenangkan.
Seluruh rangkaian lomba tersebar di beberapa titik area sekolah, yaitu di Basement SD ICP Al Falah Darussalam, Hall SMP Al Falah Darussalam, dan gedung KB Al Falah Darussalam.
Total peserta yang terlibat mencapai 528 peserta dari 93 sekolah di bawah naungan Himpaudi Kecamatan Waru.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB diawali sambutan dari Ketua DPRD Sidoarjo, H. Abdillah Nasih, S.M.
“Festival ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi untuk meningkatkan sportivitas, kreativitas, melatih keberanian anak, serta mendorong keterlibatan aktif orang tua dalam pendidikan anak,” ujar H. Abdillah Nasikh, S.M.
Selanjutya, Bunda PAUD Kecamatan Waru, Elita Dwi Ningrum Purnamasari, S.E. berkesempatan membuka kegiatan festival ini.
“Kegiatan Hari Gizi seperti ini penting untuk menanamkan kesadaran gizi sejak dini melalui kegiatan yang menyenangkan dan mudah difahami anak-anak. Juga menghargai kekayaan pangan lokal sebagai sumber gizi seimbang yang melimpah dan mudah didapatkan, serta menanamkan kecintaan anak-anak pada bahan pangan lokal,” kata Elita Dwi Ningrum Purnamasari, S.E.
Sejak pagi, halaman acara dipenuhi semangat anak-anak, para guru, dan orang tua. Mereka mengikuti berbagai lomba yang dirancang bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran.
Lomba kreasi makanan tradisional dari bahan ketela menjadi sorotan utama. Ketela yang sederhana diolah menjadi kue lezat. Ini membuktikan, pangan lokal mampu bersaing dengan makanan modern sekaligus menyehatkan. Anak-anak pun belajar, makanan bergizi tidak harus mahal, cukup memanfaatkan hasil bumi sekitar.
Tak kalah menarik, lomba mewarnai gambar jagung mengajak anak-anak menyalurkan kreativitas sambil mengenal jagung sebagai sumber energi yang kaya manfaat.
Warna-warna cerah yang mereka tuangkan menjadi simbol harapan akan masa depan yang sehat.
Sementara itu, lomba mengelompokkan umbi melatih daya pikir anak untuk mengenal berbagai jenis umbi, sekaligus menanamkan pengetahuan, setiap umbi memiliki kandungan gizi yang penting bagi tubuh.
Kemeriahan semakin terasa saat anak-anak mengikuti senam “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”. Gerakan senam yang ceria dan penuh semangat mengajarkan kebiasaan hidup sehat, disiplin, dan kebersamaan. Senam ini menjadi simbol, kesehatan bukan hanya soal makanan, tetapi juga aktivitas fisik yang teratur.
Tibalah saat yang ditunggu para peserta, pada pukul 10.00 WIB dibacakan pengumuman pemenang lomba oleh Ketua Himpaudi Kecamatan Waru.
KB Al Falah Darussalam sebagai tuan rumah acara ini, mendapatkan Juara 1 untuk lomba kreasi makanan tradisional bahan ketela, yaitu Kue Talam Ubi Ungu Isi Coklat Keju dan minumannya bernama Goguma Latte oleh Ananda Chayya dan Mama Nabila.
“Waaah, seru ya lombanya hari ini, aku tadi masak lo sama mamaku, aku bantuin mamaku bikin kue, terus aku dapat piala,” ujar salah satu peserta lomba. (*)


