Berita Sidoarjo
Jasa Raharja Cabang Surabaya Gandeng RSU Assakinah Medika Sidoarjo Cek Kesehatan Kru DAMRI di Terminal Purabaya

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Puluhan kru DAMRI di Terminal Purabaya, Kecamatan Waru Sidoarjo mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, Kamis (4/12/2025). Kegiatan ini merupakan kerjasama Jasa Raharja Cabang Surabaya bersama RSU Assakinah Medika Sidoarjo.

Indra Widiyawanto, Penanggung Jawab Pelayanan Jasa Raharja Cabang Surabaya mengatakan, pemeriksaan kesehatan diberikan secara gratis bagi seluruh kru bus DAMRI.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kelelahan para pengemudi saat menghadapi jam kerja padat sehingga transportasi yang mereka kemudikan aman.

“Ada ketentuan minimal empat jam istirahat bagi kru yang bertugas. Pemeriksaan ini membantu memastikan kondisi mereka tetap fit sebelum melayani penumpang,” ujar Indra.

Baca Juga:  KAI Daop 8 Surabaya Inspeksi Wilayah Jelang Kesiapan Nataru 2025/2026, Pastikan Kondisi Prima

Ia menambahkan, jumlah armada dalam kota yang beroperasi di Terminal Purabaya tercatat ada 14 unit Trans Semanggi dan 22 unit Trans Jatim yang beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 21.00 WIB.

Sementara itu, Kepala Bagian Pelayanan Medis RSU Assakinah Medika, dr Helmy Uung Muharromi, menjelaskan, secara umum keluhan yang sampaikan oleh kru bus kepada tim medis adalah meliputi kaki kram, nyeri pundak, asam urat, kolesterol, serta gula darah tinggi.

“Apapun keluhan dari para kru bus yang kami periksa, tetap kami berikan obat, khususnya kami berikan vitamin untuk menjaga kesehatan dan stamina mereka,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bandara Juanda Launching 36 Tab Capsule di Terminal 1, Tarifnya Rp 50 Ribu Per Jam

Helmy menegaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan dini bagi para kru bus, yang mayoritas kurang beristirahat. Menurutnya, langkah ini diperlukan agar para pengemudi dapat mengantisipasi gangguan kesehatan, terutama saat mengangkut penumpang.

“Idealnya orang membutuhkan delapan jam istirahat per hari. Meski tidak semua bisa melaksanakannya, jadi pengemudi harus mengerti tentang kesehatannya sendiri untuk antisipasi,” jelasnya.

Baca Juga:  Indonesia Ekspor 10 Kontainer Udang Bebas Cesium 137 ke Amerika Serikat

Pemeriksaan kesehatan ini akan dilakukan secara berkala selama periode angkutan Nataru guna memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap terjaga, khususnya selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Salah satu kru DAMRI yang ikut pemeriksaan adalah Teguh, pengemudi Trans Jatim. “Tekanan darah saya ternyata tinggi, mencapai 195. Mungkin karena capek dan konsumsi makan yang tidak terkontrol,” ucapnya.

Ia mengaku bersyukur mengikuti pemeriksaan kali ini sehingga tahu kondisi kesehatannya. “Saya akan lebih banyak menambah waktu istirahat. Makan juga akan saya kontrol,” ucapnya. (sat)