Pendidikan
Lima Tahun D’Professor Band Surabaya, Merawat Harmoni dan Menguatkan Persahabatan

SURABAYA, SURYAKABAR.com – D’Professor Band Surabaya memukau panggung lintas generasi dalam perayaan lima tahun perjalanan bermusik di Plaza Airlangga Universitas Airlangga (UNAIR) Kampus C MERR Surabaya, Minggu (25/10/2026) malam.

Melalui acara Harmony Music and Science, band beranggotakan 100 guru besar atau profesor yang berasal dari UNAIR ini membawakan puluhan lagu hits di eranya, serta beberapa lagu ciptaan mereka yang dinyanyikan dan dipersembahkan khusus untuk acara ini.

Pembina dan Founder D’Professor Band Prof Dr med dr Puruhito SpBTKV(K) mengatakan, perayaan yang mengusung tema ”Lima Tahun Berkarya, Selamanya dalam Harmoni” ini menjadi momentum untuk mengenang perjalanan band, sekaligus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan.

“Perayaan ini menempatkan musik sebagai ruang untuk mempererat persahabatan dan berbagi kegembiraan. Lima tahun menjadi penanda perjalanan bersama yang terus tumbuh melalui semangat bermusik dan kebersamaan,” ujarnya.

Baca Juga:  FK Unair Hadirkan Ahli Penanganan Cedera Otak Traumatik di Adjunct Professor

Prof Puruhito menegaskan, perayaan hari jadi kelima ini mencatatkan prestasi gemilang dengan mencetak dua rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) sekaligus. Yakni, sebagai band dengan jumlah anggota profesor terbanyak, atau sebanyak 100 guru besar yang berasal dari UNAIR. Selain itu, band dengan paduan suara guru besar terbanyak yang melibatkan 55 guru besar.

“Dua rekor MURI yang berhasil diraih ini meliputi kategori nasional dan internasional. Karena ini belum pernah ada sebelumnya. Biasanya kita melihat band hanya beranggotakan empat sampai lima orang saja, tapi ini 100 orang,” tegasnya.

Founder D’Professor Band lainnya Prof Dr dr Widodo Ario Kentjono menjelaskan, hingga saat ini, tercatat ada sekitar 50 orang anggota band yang masih aktif dan setia pada grup musik asal Surabaya yang berdiri pada 24 Oktober 2021, bertepatan dengan Hari Dokter Nasional ini.

Baca Juga:  Konser Ye Live in Jakarta 2026 Ini Jadwalnya, Gubernur Pramono: Jakarta Jadi Destinasi Wisata Musik Dunia

Menurutnya, di usia yang telah menginjak lima tahun, para personel yang sebagian besar telah berusia lanjut (lansia), bahkan beberapa di antaranya telah menginjak usia di atas 70 hingga 83 tahun, tetap menunjukkan semangat tinggi untuk menyalurkan hobi musik di tengah kesibukan mereka.

“Meski diisi para tokoh penting dan akademisi senior, termasuk mantan rektor dan dekan dari berbagai perguruan tinggi, para personel tetap menyempatkan waktu untuk berlatih secara rutin setiap dua minggu sekali. Latihan ini biasanya dikemas sembari menikmati jamuan makan dan mempererat tali silaturahmi,” jelas Prof Ario.

Sedangkan, Founder D’Professor Band lainnya Prof Dr H M Rubianto menyebut, memasuki tahun kelimanya, band ini mulai melakukan terobosan baru dengan berkolaborasi bersama orkestra mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi lintas generasi.

“Langkah ini diambil untuk menjembatani jurang pemisah antara generasi muda (melalui orkestra mahasiswa) dan para guru besar dari Universitas Airlangga,” ungkap Prof Rubi.

Baca Juga:  Bank Indonesia Buka Gerai CERDAS PeKA di Unair, Perkuat Literasi Generasi Muda

Menurutnya, konsep kolaborasi ini tidak hanya bertujuan untuk menyatukan kreativitas musik lintas usia, namun juga mempererat kebersamaan dan kerukunan antar-generasi.

“Tujuannya agar kita tidak bosan, harus cari sesuatu. Hobinya tetap, tetapi pekerjaan utamanya sekarang adalah main musik dan bernyanyi,” katanya.

Ke depan, D’Professor Band berencana untuk terus menjaga kekompakan, merawat kerukunan, dan tidak menutup kemungkinan untuk kembali mencetak rekor-rekor unik berikutnya demi membuktikan, semangat berkarya tidak pernah mengenal batas usia. (aci)