Pendidikan
Tim Robotika SMA Labschool Unesa Sabet 3 Gelar Juara World Robotic for Peace Singapura 2026

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Empat siswa SMA Labschool Unesa 1 Surabaya berhasil memborong tiga gelar juara di ajang 16th World Robotic for Peace-Students Conference & E-Sport Tournament yang berlangsung di Science Centre Singapore, Singapura, Jumat hingga Selasa (26-30/6/2026).

Mereka adalah Airel Dovano Izan Ghafara, Ellza Cahya Lumintang, Evo Excel Novando, dan Evan Beck Nararya yang sukses meraih juara 1 kategori Open 3 kilogram (kg), juara 1 kategori Close 1 kg, serta juara 2 kategori Open 1 kg.

Salah satu anggota tim Evan Beck Nararya mengatakan, persiapan menuju kompetisi dilakukan secara intensif. Selain menyiapkan berbagai kebutuhan teknis robot, tim juga menjalani latihan rutin hingga sepekan sebelum keberangkatan ke Singapura.

Inovasi robot yang mereka usung tahun ini memiliki peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya karena tim melakukan berbagai evaluasi dari pengalaman kompetisi sebelumnya.

Baca Juga:  Unesa dan NTCUST Taiwan Buka Kolaborasi Riset Internasional dan Studi Doktor Bidang AI

“Keberhasilan tim tidak hanya ditentukan oleh kualitas robot, tetapi juga kemampuan menjaga ketenangan selama pertandingan. Kuncinya ada pada ketenangan, kesabaran, dan kecermatan dalam membaca situasi saat bertanding,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).

Evan mengaku tim dari Malaysia menjadi lawan yang paling menantang karena memiliki persiapan yang sangat matang.

Dari kompetisi tersebut, ia mendapatkan banyak pengalaman baru, mulai dari memahami karakteristik robot, sistem pengendalian, hingga cara kerja robot secara lebih mendalam.

Baca Juga:  Ratusan Mahasiswa FK Unair Dilatih Kemampuan Komunikasi dan Jaga Hidup Sehat

Anggota tim lainnya Evo Excel Novando mengungkapkan merasa bangga dan terharu ketika timnya diumumkan sebagai juara. “Saya merasa sangat senang, bangga, dan terharu karena kerja keras tim akhirnya terbayar,” ungkapnya.

Bagi Excel, kesempatan mewakili Indonesia dan SMA Labschool Unesa 1 Surabaya di tingkat internasional menjadi pengalaman yang sangat berharga. Selain bertanding, ia juga berkesempatan bertukar pengalaman dengan peserta dari berbagai negara.

Kekompakan tim menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkan mereka meraih prestasi. Kerja sama dibangun melalui komunikasi yang baik, latihan rutin, dan saling memberikan dukungan selama kompetisi berlangsung.

Ke depan, Excel berharap dapat terus mengembangkan kemampuan di bidang robotika dan mengikuti kompetisi dengan jenjang yang lebih tinggi.

Prestasi membanggakan ini mendapat apresiasi dari pihak yayasan dan sekolah dengan memberikan penghargaan khusus kepada keempat siswa dan Zikry Azizy Aljava, pembimbing tim yang merupakan mahasiswa Unesa.

Baca Juga:  Pesan Rektor Unesa kepada 1.503 Wisudawan di Wisuda ke-120 Unesa

Direktur Labschool Unesa Prof Dr Sujarwanto MPd memberikan apresiasi kepada para siswa berprestasi tingkat internasional agar lebih termotivasi dalam mengembangkan potensinya, terutama di bidang robotik. Pihaknya juga menyiapkan fasilitas khusus agar para siswa tetap fight dan nyaman dalam perlombaan hingga meraih juara.

“Pasca kemenangan ini, anak-anak kami berikan reward kesempatan untuk mengikuti pre class di Khon Kaen University Thailand terutama dalam penguatan Bahasa Inggris dan tahun depan karena anak-anak kita kelas 11 dan 12 kita ikutkan lagi putaran keempat lomba robotik di Riyadh, Arab Saudi,” terangnya.

Hebatnya, tim robot ini telah tiga kali meraih kemenangan secara berturut-turut, yakni pada 2024, 2025, dan 2026. Sehingga, diharapkan pada 2027 mendatang optimistis bisa kembali menyapu bersih juara.

“Karena kita concern di bidang robotik, maka anak-anak kita ini ada waktu khusus untuk penguasaan robotiknya dibimbing langsung dari mahasiswa kami Fakultas Teknik Unesa,” pungkasnya. (aci)