IBL 2026
Bogor Hornbills Ukir Sejarah Raih Juara IBL 2026, Menpora Erick Thohir Soroti Kompetisi Berkualitas Jadi Fondasi Kekuatan Timnas Basket Indonesia
JAKARTA, SURYAKABAR.com – Bogor Hornbills mengukir sejarah di pentas Indonesian Basketball League (IBL). Untuk pertama kalinya Bogor Hornbills berhasil merebut juara IBL.
Kepastian Bogor Hornbills tampil sebagai juara IBL 2026, setelah di final menang 3-2 atas Pelita Jaya dalam format best of five.
Bogor Hornbills pada gim kelima memetik kemenangan 64-61 atas tuan rumah Pelita Jaya yang digelar di PJ Arena Jakarta, Minggu (28/6/2026).
Untuk menggapai gelar juara ini, Bogor Hornbills butuh waktu lima tahun sejak tim ini berdiri Agustus 2021. Sebelumnya tim ini memakai nama Bumi Borneo. Sejak November 2025 berganti nama menjadi Bogor Hornbills.
Sukses Bogor Hornbills meraih juara dilewati dengan perjuangan keras. Pada gim pertama di partai final, Hornbills kalah 87-90. Hornbills bangkit di gim kedua. Mereka mampu menyamakan kedudukan 1-1, menyusul kemenangan 83-63.
Tampil sebagai tuan rumah ketika menjalani gim ketiga di Bogor, Hornbills malah menelan kekalahan 61-74. Skor berubah 2-1 untuk keunggulan Pelita Jaya.
Dalam posisi terjepit, Hornbills kembali bangkit di gim keempat. Hornbills menyamakan kedudukan 2-2, setelah di gim keempat menang 85-72.
Tidak ingin membuang peluang, Hornbills menutup laga final di gim kelima dengan kemenangan tipis, 64-61.
Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, memberikan apresiasi atas kualitas kompetisi IBL yang dinilai mampu menghadirkan persaingan sehat dan melahirkan juara-juara baru.
Menurut Menpora Erick Thohir, keberhasilan Bogor Hornbills menunjukkan kompetisi bola basket nasional kini semakin kompetitif dan tidak lagi didominasi klub-klub besar yang telah lama mapan.
“Selamat kepada Bogor Hornbills yang berhasil mencatatkan sejarah sebagai juara IBL 2026. Prestasi ini membuktikan, kualitas kompetisi bola basket Indonesia semakin baik. Setiap klub memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berbenah, dan menjadi juara melalui kerja keras, pembinaan yang tepat, serta manajemen yang profesional,” ujar Menpora Erick Thohir.
Menpora menilai, dalam lima musim terakhir, IBL telah memperlihatkan dinamika kompetisi yang sehat dengan lahirnya juara-juara baru.
Kondisi tersebut menjadi indikator, pembinaan di level klub berjalan semakin baik dan kompetisi berlangsung secara kompetitif.
Hal ini tak lepas dari komitmen Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) di bawah Ketua Umum Budisatrio Djiwandono dalam menjaga kualitas atmosfer basket tanah air.
“Kompetisi yang sehat adalah fondasi utama lahirnya atlet-atlet berkualitas. Ketika setiap pertandingan berlangsung kompetitif dan setiap klub mampu memberikan tantangan, maka para pemain akan terus berkembang. Inilah ekosistem yang dibutuhkan untuk mencetak pemain-pemain terbaik Indonesia,” tegasnya.
Menpora menambahkan, kualitas liga nasional memiliki hubungan yang sangat erat dengan kekuatan tim nasional. Semakin tinggi kualitas kompetisi domestik, semakin besar pula peluang Indonesia memiliki tim nasional yang mampu bersaing di level internasional.
“Kita ingin IBL terus berkembang menjadi liga yang semakin profesional dan kompetitif. Liga yang berkualitas akan menjaga kualitas Tim Nasional basket putra Indonesia sehingga mampu terus bersaing dan berbicara di level Asia. Prestasi internasional tidak lahir secara instan, tetapi dibangun dari kompetisi nasional yang kuat dan berkelanjutan,” kata Menpora.
Ia mengingatkan, Indonesia telah membuktikan mampu mencetak sejarah melalui keberhasilan Tim Nasional basket putra meraih medali emas pada SEA Games 2021, sementara Tim Nasional basket putri juga mencatatkan sejarah dengan meraih medali emas pada SEA Games 2023.
“Pencapaian emas tim putra di SEA Games 2021 dan emas tim putri di SEA Games 2023 membuktikan, bola basket Indonesia memiliki potensi besar. Tugas kita sekarang adalah menjaga kesinambungan prestasi tersebut melalui pembinaan yang berjenjang, kompetisi yang semakin berkualitas, dan sinergi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Menpora.
Menpora menegaskan Kementerian Pemuda dan Olahraga akan terus mendukung penguatan ekosistem olahraga nasional, termasuk pengembangan kompetisi profesional, sebagai bagian dari strategi besar meningkatkan daya saing olahraga Indonesia di tingkat Asia maupun dunia.
“Selamat kepada seluruh insan bola basket Indonesia atas penyelenggaraan IBL musim ini. Jadikan keberhasilan Bogor Hornbills sebagai inspirasi bahwa melalui pembinaan, kerja keras, dan kompetisi yang sehat, setiap klub memiliki kesempatan untuk mencetak sejarah. Semoga prestasi ini menjadi energi baru bagi kemajuan bola basket Indonesia,” tutup Menpora.
Kompetisi IBL menghadirkan persaingan ketat. Dalam lima musim terakhir, selalu muncul tim berbeda yang menjadi juara.
Diawali pada 2022 juara diraih Satria Muda. Tahun berikutnya Prawira Bandung merebut juara IBL 2023. Giliran pada IBL 2024, juara disabet Pelita Jaya.
Musim lalu juara menjadi milik Dewa United. Sukses ini juga menjadi sejarah bagi Dewa United yang untuk pertama kali merebut juara IBL.
Sejauh ini Satria Muda menjadi tim terakhir yang berhasil back to back. Mereka merebut juara dua musim beruntun 2021 dan 2022. (*)

