Berita Surabaya
Ketua IMI Surabaya Samsurin: Piala Wali Kota 2026 Jadi Hari Raya Otomotif Surabaya

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Gelaran Piala Wali Kota 2026 dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 menjadi momentum penting bagi kebangkitan dunia otomotif di Kota Pahlawan.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Surabaya, Samsurin menyebut, ajang tersebut sebagai “hari raya otomotif Surabaya” yang mempertemukan seluruh elemen pecinta otomotif dalam satu wadah.

Menurut Samsurin, kegiatan yang digelar di kawasan Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT) itu tidak hanya menjadi ajang kompetisi balap, tetapi juga forum silaturahmi bagi masyarakat otomotif dari berbagai latar belakang.

“Jadi, ini hari rayanya otomotif Surabaya. Piala Wali Kota dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya ke-733 tahun ini merupakan forum pertemuan masyarakat pecinta otomotif yang ada di Surabaya khususnya. Pada puncak Hari Jadi Kota Surabaya, kita berkumpul di Sirkuit Gelora Bung Tomo yang menjadi tempat penuh momentum bagi arek-arek Surabaya,” kata Samsurin.

Baca Juga:  IMI Surabaya Prediksi 1.000 Peserta Ikut Piala Wali Kota Surabaya 2026

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut mempertemukan berbagai unsur dunia otomotif, mulai dari pembalap, penghobi, pegiat komunitas, pemerhati otomotif, penyelenggara event balap, penulis hingga pengamat otomotif.

Samsurin berharap momentum ini mampu membangkitkan kembali kejayaan otomotif Surabaya yang selama ini dikenal sebagai salah satu barometer otomotif nasional.

“Mudah-mudahan otomotif Kota Surabaya bangkit setelah kita mengadakan acara ini. Karena acara ini bukan hanya sekadar memperlombakan beberapa kelas balap yang menjadi minat para pembalap di Surabaya dan Jawa Timur, tetapi juga mengakomodasi para kreator, modifikator, dan restorator kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujarnya.

Wadah Kreativitas Anak Muda dan Pelaku Modifikasi

Selain balapan, Piala Wali Kota 2026 kali ini juga menghadirkan berbagai aktivitas yang melibatkan pelaku industri kreatif otomotif. Berbagai karya modifikasi dan restorasi kendaraan turut dipamerkan sebagai bentuk ekspresi generasi muda Surabaya.

Samsurin mengaku terkesan dengan kreativitas para modifikator muda yang menampilkan sentuhan artistik pada kendaraan mereka, termasuk penggunaan teknik airbrush yang dipadukan dengan tren modifikasi dari Jepang, Thailand, dan Vietnam.

Baca Juga:  IMI Kota Surabaya Siapkan Rangkaian Event Otomotif, Diawali Sunmori dan Talk Show Komunitas

“Saya melihat banyak kreasi anak-anak muda yang menampilkan modifikasi dan restorasi sepeda motor era 2000-an. Mereka mengaplikasikan teknik airbrush sebagai media ekspresi. Desain-desain itu dipengaruhi tren modifikasi dari Jepang, Thailand, dan Vietnam yang saat ini menjadi barometer modifikasi motor di Asia,” katanya.

Menurutnya, perkembangan kreativitas tersebut menjadi bukti bahwa dunia otomotif tidak hanya berbicara soal kompetisi, tetapi juga tentang seni, inovasi, dan ruang ekspresi generasi muda.

Surabaya Ingin Kembali Jadi Barometer Otomotif Nasional

Lebih lanjut, Samsurin menegaskan, tujuan utama penyelenggaraan Piala Wali Kota 2026 adalah membangun ekosistem otomotif yang berkelanjutan di Surabaya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar setiap tahun untuk menghidupkan kembali kenangan ketika Surabaya dikenal sebagai salah satu pusat perkembangan otomotif Indonesia.

Baca Juga:  IMI Surabaya Gelar Latihan Bersama dan Seleksi Atlet, Upaya Memberi Ruang untuk Pembalap Liar

“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi kegiatan yang berkesinambungan untuk menjemput kembali kenangan-kenangan di mana Surabaya adalah dunianya otomotif dan barometernya otomotif di Indonesia. Mudah-mudahan kenangan itu muncul kembali dan menjadi sesuatu yang baru,” tuturnya.

Ratusan Komunitas Meriahkan HJKS 2026

Sebagai bagian dari rangkaian perayaan HJKS ke-733, puluhan komunitas motor juga dijadwalkan mengikuti kegiatan Sunday Morning Ride (Sunmori) menuju Sirkuit Gelora Bung Tomo, Minggu (31/5/2026).

Samsurin menyebut sekitar 88 komunitas motor akan bergerak bersama dari kawasan Kota Lama Surabaya menuju lokasi acara sebagai bentuk partisipasi dalam memeriahkan hari jadi Kota Surabaya.

“Kurang lebih 88 komunitas motor akan berangkat dari Kota Lama menuju Sirkuit Bung Tomo. Tujuannya memberikan spirit dan ikut merayakan Hari Jadi Kota Surabaya,” ujarnya.

Dengan kolaborasi antara komunitas, pembalap, pelaku modifikasi, dan masyarakat umum, Piala Wali Kota 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan otomotif Surabaya sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat perkembangan otomotif di Indonesia. (*)