SATSPAM+ dari IM3 Lindungi Scam di WhatsApp Call, Cegah Penipuan Digital saat Ramadhan
SURABAYA, SURYAKABAR.com – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand IM3 kampanye “IM3 SATSPAM+ Amankan Pejuang Ramadan”, sekaligus menghadirkan inovasi terbaru perlindungan WhatsApp Call pertama di Indonesia melalui fitur SATSPAM+ (Satuan Anti Scam dan Spam Plus).
SATSPAM+ bekerja secara real-time untuk melindungi pelanggan dari ancaman penipuan melalui SMS, panggilan reguler, dan kini WhatsApp Call.
Selain menghadirkan deteksi otomatis, fitur ini juga dilengkapi dengan opsi pemblokiran nomor mencurigakan, serta laporan harian yang dapat dipersonalisasi.
EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison Fahd Yudhanegoro mengatakan, sejak diluncurkan pada Agustus 2025, aktivasi fitur anti scam IM3 SATSPAM+ di Surabaya dan Jawa Timur terus bertumbuh. Respons pelanggan yang positif menunjukkan, perlindungan digital sudah menjadi kebutuhan utama.
Di periode seperti Ramadhan, ketika komunikasi dan transaksi meningkat, Indosat ingin pelanggan dapat menjalani aktivitas dengan lebih tenang, tanpa khawatir hasil kerja kerasnya terancam penipuan.
Termasuk para Pejuang Ramadhan, mulai dari pekerja kantoran, pelaku UMKM, driver ojek online (ojol), tenaga kesehatan, hingga mahasiswa, yang terus bergerak agar Ramadhan tetap bermakna bagi keluarga dan orang-orang tercinta.
“Kehadiran fitur ini menegaskan strategi IOH untuk menjadi AI North Star di Indonesia, memberdayakan dan melindungi masyarakat secara inklusif, terutama lansia dan masyarakat di daerah terpencil yang rentan menjadi korban penipuan digital,” ujarnya, Senin (23/2/2026) malam.
Fahd menjelaskan, data pada 2025 menunjukkan, kasus penipuan digital selama Ramadhan meningkat hingga 34,7 persen, dengan 89 persen terjadi melalui WhatsApp dan 64 persen melalui panggilan telepon.
Menurutnya, Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) juga mencatat Pulau Jawa sebagai wilayah dengan konsentrasi laporan penipuan tertinggi, dengan Jawa Timur mencatat 60.533 laporan, tertinggi ketiga secara nasional.
“Tidak heran, jika fitur perlindungan penipuan online kini menjadi fitur keamanan yang paling dianggap penting bagi masyarakat lintas generasi, sebagaimana tercantum dalam survei APJII,” jelasnya.
Fahd menyebut, IM3 SATSPAM+ didukung teknolog jaringan internet AIvolusi5G yang lebih cepat dan aman, gabungan kecanggihan AI dan kekuatan 5G.
Menurutnya, layanan jaringan 5G dari IOH ini, kini hadir di Surabaya menjangkau 32 kecamatan, meliputi 29 kecamatan di Surabaya dan 3 kecamatan di Sidoarjo Utara.
Selain itu, sekitar 600 BTS aktif terintegrasi dengan 5G dan teknologi berbasis AI, sehingga kualitas konektivitas tetap stabil.
“Bahkan, saat trafik meningkat signifikan di titik-titik mobilitas tinggi selama Ramadhan, seperti pusat perbelanjaan, area pendidikan, kawasan pemukiman, hingga hub transportasi dan ruang publik,” pungkasnya. (aci)


