Road To LFA 2026
Legend FC U-14 Juara Road To LFA 2026, Kalahkan WVI FC U-14 di Final

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Prestasi membanggakan diukir tim futsal Legend FC U-14 Surabaya di ajang Road To LFA (Liga Futsal Anak) 2026 KU-14. Ini menyusul keberhasilan Legend FC U-14 merebut juara, setelah di final menang 3-1 atas WVI FC U-14 di Gool Futsal Untag Surabaya, Selasa (17/2/2026).

Tampil di laga final di event yang digagas Robert Nepa Seno ini, Legend FC langsung tancap gas. Pertandingan baru berjalan 31 detik, Legend FC membuka keunggulan lewat gol Chale Moussa.

Gol ini berawal dari tendangan Bagoes Ajie Pamungkas, bola mengenai tiang gawang. Bola rebound mengarah ke dalam circle yang membuat kemelut di mulut gawang WVI FC. Dengan cepat Chale Moussa menyambar bola menjebol gawang WVI FC.

Baca Juga:  Squadra FC U-12 Juara Road To Liga Futsal Anak 2026 U-12

Kecolongan gol cepat, WVI FC bangkit. Tekanan WVI FC memaksa Legend FC bertahan. Sesekali Legend FC melakukan counter attack, namun kurang efektif.

Upaya WVI FC menyamakan kedudukan 1-1 terwujud menit 4 dari gol yang dicetak Rony Wijaya. Usai lahirnya gol penyama ini, permainan relatif imbang hingga babak pertama berakhir.

Legend FC.

Memasuki babak kedua, Legend FC lebih banyak menekan. Namun, serangan Legend FC di menit-menit awal babak kedua, menemui kebuntuan, karena lemahnya finishing.

Reno Yoga Pratama memecah kebuntuan bagi Legend FC menit 17. Memaksimalkan umpan matang Chale Moussa, Reno Yoga Pratama yang berada di dalam circle, tanpa kesulitan menjebol gawang WVI FC untuk mengubah skor menjadi 2-1.

Baca Juga:  Lapangan Ourground Mini Soccer Gelar Turnamen untuk Papa Member Loyal Ourground

Berselang satu menit, WVI FC nyaris menyamakan kedudukan. Namun, bola tendangan Syaffiq Dwi Maulana setelah mendapat umpan dari kick in yang dilakukan Resa Fernando Saputra, mengarah ke samping kiri gawang Legend FC.

Legend FC memastikan kemenangan 3-1, menyusul brace yang dicetak Reno Yoga Pratama menit 19. Gol ini berawal dari counter attack. Sambil berlari Reno Yoga melepas tendangan dari sisi kanan pertahanan WVI FC. Bola mengarah ke tiang dua dan gol.

Penampilan Reno Yoga yang cemerlang sepanjang turnamen, membawa dia dinobatkan sebagai Best Player di turnamen ini.

Pelatih Legend FC, Rachmad Maulana Yusuf mengaku stamina pemainnya menurun di laga final ini, setelah sebelumnya tampil dua kali yakni di perempat final dan semifinal.

“Stamina pemain yang perlu kami benahi,” ujar Rachmad Maulana Yusuf kepada suryakabar.com usai pertandingan.

Rachmad Maulana Yusuf juga menyoroti fokus pemainnya yang hilang, usai berhasil mencetak gol cepat di awal pertandingan.

“Anak-anak meremehkan, usai cetak gol cepat. Kemudian hilang fokus dan kurang melakukan pressing, sehingga lawan bisa menyamakan kedudukan,” urainya.

Baca Juga:  ASSA Pro Bekasi Juara Piala Menpora U-12 Liga Anak Indonesia 2024, Muhammad Rayyan Taqi Raih Pemain Terbaik dan Top Skor

Rachmad Maulana Yusuf menambahkan, di babak kedua dia meminta kepada timnya agar melakukan pressing ketat.

“Babak kedua saya minta untuk pressing lawan, agar mereka panik. Akhirnya kami bisa menambah dua gol,” imbuhnya.

Disinggung evaluasi timnya untuk perbaikan ke depan, Rachmad Maulana Yusuf menyebut selain stamina, ketenangan ketika bertahan masih kurang, sehingga membuat passing kurang maksimal juga.

“Komunikasi antar-pemain ketika bertahan juga kurang banget. Kami maklum, karena di tim ini ada pemain baru, mungkin masih sama-sama segan,” tandasnya.

Road To LFA 2026 KU-14 diikuti 15 tim. Di babak penyisihan dibagi lima grup, masing-masing grup dihuni tiga tim. (es)