Pendidikan
Unesa Bagikan 35.000 Porsi Sarapan Gratis untuk Mahasiswa selama UAS

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membagikan 35 ribu porsi sarapan gratis bagi mahasiswa selama pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) periode Juni 2026.

Program sarapan gratis ini dimulai 2-12 Juni 2026 di 13 fakultas yang tersebar di Kampus 1 Ketintang, Kampus 2 Lidah Wetan, Kampus 3 Moestopo Surabaya, dan Kampus 5 Magetan.

Di Kampus Ketintang, pembagian sarapan berlangsung sejak pagi di sejumlah fakultas, termasuk Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol).

Para petugas mulai berdatangan sejak pukul 05.00 WIB untuk mengambil paket makanan dari Boganesa Catering sebelum didistribusikan ke berbagai gedung perkuliahan.

Staff Humas Fisipol Widya mengatakan, mekanisme pembagian dilakukan secara tersebar di masing-masing gedung agar mahasiswa lebih mudah mengakses sarapan sebelum mengikuti ujian.

Baca Juga:  Unesa Loloskan 8.292 Calon Mahasiswa Baru SNBT 2026 dari Total 67.952 Pendaftar

“Kita taruh di gedung masing-masing. Jadi, di gedung masing-masing nanti ada petugasnya, kemudian mahasiswa mengisi presensi sesuai prodinya masing-masing. Tidak ada antrean khusus, jadi datang pagi langsung isi absensi dan mengambil sarapan,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Jefta Grasia Putra, mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) menilai program ini relevan dengan kebiasaan mahasiswa yang sering belajar hingga larut malam menjelang ujian dan akhirnya melewatkan sarapan.

“Mahasiswa jarang sarapan, apalagi saat UAS. Biasanya belajar sampai malam sehingga pagi hari langsung berangkat ujian. Program ini sangat membantu,” ungkapnya.

Baca Juga:  Universitas Brawijaya Gelar Indonesia Halal Ecosystem Summit & UB Halal Metric Awards 2026

Program serupa juga dilaksanakan di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Kampus Lidah Wetan. Pembagian paket sarapan berlangsung di area Joglo FBS sebagai bentuk dukungan nutrisi bagi mahasiswa yang mengikuti ujian pada sesi pagi.

Dekan FBS Syafi’ul Anam mengatakan, program tersebut merupakan bentuk kepedulian kampus terhadap kebutuhan mahasiswa selama menghadapi masa ujian.

“Ini adalah wujud kepedulian Unesa secara kelembagaan, termasuk fakultas, terhadap kebutuhan mahasiswa. Lembaga hadir secara langsung dan konkret untuk memenuhi kebutuhan gizi mereka selama masa ujian,” terangnya.

Baca Juga:  Perkuat Kolaborasi Pendidikan Australia dan Indonesia melalui #AussieBanget Roadshow di UINSA Surabaya

Wakil Dekan FBS Anas menegaskan, program ini memiliki tiga tujuan utama, yaitu meningkatkan semangat mahasiswa, menunjukkan perhatian kampus terhadap mahasiswa, serta membangun kebersamaan melalui momen sarapan bersama.

“Logika tanpa logistik tidak bisa berjalan. Kalau lapar, mahasiswa tidak bisa berpikir fokus. Dengan sarapan, mereka bisa lebih rileks dan santai saat mengerjakan soal,” tegasnya.

Di sisi lain, Aulia Ainun, mahasiswa Sastra Inggris angkatan 2025 mengaku sering tidak sempat sarapan, karena harus berangkat lebih awal dari asrama menuju kampus.

“Kalau lapar, kita jadi tidak fokus membaca soal dan malah memikirkan makanan. Saya merasa sangat diperhatikan oleh kampus,” kata mahasiswa asal Kalimantan itu.

Program ini diharapkan terus berlanjut dengan berbagai evaluasi, baik terkait ketepatan jumlah porsi maupun variasi menu, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih optimal oleh seluruh mahasiswa. (aci)