Ketika Topeng Berganti dalam Sekejap, Bian Lian Menjadi Kejutan Imlek di Lippo Plaza Sidoarjo
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Dentuman genderang memecah keramaian di Lippo Plaza Sidoarjo, Selasa (17/2/2026) siang.
Pengunjung yang semula berjalan santai mendadak berhenti, tertarik pada pusat keramaian di atrium. Tarian liong berkelok mengikuti irama, sementara barongsai melompat lincah. Namun di tengah kemeriahan, sebuah pertunjukan tak biasa justru menjadi magnet utama.
Seorang penari berkostum merah dengan ornamen emas berdiri tegak di tengah arena. Wajahnya tertutup topeng dengan ekspresi tajam.
Dalam satu gerakan cepat, topeng itu berubah. Instan. Tanpa terlihat bagaimana caranya. Beberapa anak menunjuk dengan mata terbelalak, sementara orang dewasa saling berpandangan, mencoba bertanya apa yang baru saja mereka saksikan.
Atraksi itu dikenal sebagai Bian Lian, seni tradisional Tiongkok dari operasi Sichuan yang mengandalkan kecepatan, presisi, dan teknik tinggi.
Dalam hitungan detik, sang penari mampu mengganti topeng berkali-kali. Setiap perubahan menghadirkan warna dan ekspresi berbeda, menciptakan sensasi magis yang sulit dijelaskan. Tak sedikit pengunjung yang mengangkat ponsel, berusaha mengabadikan momen yang jarang mereka temui.
Erick Richardo, selaku General Manager Lippo Plaza Sidoarjo, mengungkapkan, pemilihan atraksi Bian Lian bertujuan untuk memberikan warna baru bagi pengunjung.
“Perayaan Imlek kali ini kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda. Jika barongsai dan liong sudah umum, kami membawa seni Bian Lian yang merupakan warisan budaya Tiongkok yang sangat teknis dan artistik untuk menghibur warga Sidoarjo,” ujar Erick.
Selain Bian Lian, pertunjukan liong dance dan barongsai tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perayaan. Para penari menampilkan gerakan akrobatik yang memukau, melompat dan berputar mengikuti irama musik.
Sesekali mereka mendekati penonton, terutama anak-anak, yang dengan antusias memberikan angpao sambil tersenyum lebar.
“Harapan kami, kemeriahan ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi momen kebersamaan bagi keluarga dan pengunjung dari berbagai latar belakang di Tahun Baru Imlek ini,” imbuhnya.
Di tengah kerumunan, Nuraini mengaku datang bersama keluarganya untuk menyaksikan barongsai. Namun, ia justru terpukau oleh atraksi Bian Lian yang baru dilihatnya langsung.
“Pertunjukan ini sangat langka sekali, kalau barongsai sudah biasa dimana-mana kalau pas Imlek pasti ada. Bian Lian saya baru melihat,” ucap Nur. (sat)



