Jatim Juara Umum Kejurnas Panjat Tebing 2025, FPTI Jatim Bangga Capaian Atlet Muda

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Panjat Tebing Jawa Timur sukses merebut juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing 2025 di Semarang 25-29 November 2025 dengan meraih lima medali emas dan tiga medali perak dari 12 medali emas yang diperebutkan. 

Keberhasilan ini kembali menempatkan tim Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jatim mempertahankan supremasi panjat tebing nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Ketua Umum FPTI Jatim, Dhanu Iswara menilai capaian ini tak lepas dari talenta-talenta muda yang turut serta ke Semarang. “Ada beberapa nama yang cukup mencolok selama kejurnas dan langsung menyumbang emas,” kata Dhanu, Senin (8/12/2025).

Baca Juga:  Panjat Tebing Jatim Juara Umum PON 2024, Raih Tujuh Emas Lima Perak dan Dua Perunggu

Tim FPTI Jatim di Kejurnas Panjat Tebing 2025 di antaranya terdapat tujuh atlet muda. Rinciannya tiga atlet putra dan empat putri.

Ketiga atlet putra yakni Roger Hidayatullah, Anfisa Splendida Davrila dan Ryan Daniswara. Sedangkan empat atlet putri meliputi Mayra Azalia Nabila, Berliana Putri Wijaya, Rosanna Ariella Mamarimbing, dan Iinas Nuur Ghoni.

Baca Juga:  FAJI Jawa Timur Raih 15 Medali di Kejuaraan Dunia Arung Jeram 2025 Malaysia

Selama lima hari di Semarang, ketujuh atlet ini mampu mendulang emas di kategori team boulder maupun lead. Mereka merupakan atlet yang bersinar selama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim dalam dua edisi terakhir dan mampu memberi harapan bagi FPTI jatim.

“Kerja keras mereka cukup bagus di kategori team. Ini tidak menyulitkan seniornya saat turun beregu. Tentu ini bekal bagi kami menatap event berikutnya,” ulas Dhanu.

Baca Juga:  Ahmad Riyadh: Raja Siahaan Jadi Kandidat Tunggal Ketua Asprov PSSI Jatim yang Mendaftar

Pria kelahiran Surabaya ini langsung mengusulkan peraih emas pendatang baru ini masuk ke dalam skuad Puslatda 2026. “Mereka perlu mendapat kesempatan dan jam terbang,” tegasnya.

Bagi FPTI Jatim, masih ada waktu untuk mengasah skill dan mental atlet muda menyambut PON XXII/2028. Atlet senior diharapkan mampu menularkan mental berlomba kepada atlet muda guna mengikis kesenjangan skill maupun ketrampilan. (*)