Pendidikan
FK Unair dan University of Manchester Kolaborasi Internasional dalam Program Intercalating
SURABAYA, SURYAKABAR.com – Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) menyiapkan program intercalating bekerja sama dengan University of Manchester, Inggris.
Prof Delvac Oceandy MD PhD, alumnus FK Unair angkatan 1989 saat ini menjadi dosen dan peneliti senior di Divisi Cardiovascular Science, Faculty of Biology, Medicine, and Health (FBMH), The University of Manchester.
Prof Delvac mengatakan, melalui skema ini mahasiswa program Bachelor of Medicine FK Unair yang telah menempuh 3,5 tahun studi di tahap Basic Biomedical Science dan Clinical Science berkesempatan melanjutkan studi selama satu tahun di University of Manchester untuk memperoleh gelar Master (MSc atau MSc Research).
Menurutnya, setelah menyelesaikan studi di Inggris, mahasiswa akan kembali ke Unair untuk melanjutkan tahap Clinical Training (Co-ass) selama dua tahun hingga memperoleh gelar dokter (Medical Doctor).
“Skema ini memungkinkan mahasiswa FK Unair untuk meraih gelar ganda (SKed + MSc) sekaligus memperluas pengalaman akademik di kancah internasional,” ujar Prof Delvac, Senin (10/11/2025).
Wakil Dekan III FK Unair Prof Dr dr Asra Al Fauzi SE MM SpBS(K) FICS FACS IFAANS mengatakan, kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen FK Unair untuk terus memperluas kolaborasi global, khususnya dengan The University of Manchester sebagai mitra strategis di bidang pendidikan kedokteran dan riset biomedis.
“Melalui simposium ini yang juga menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis Fakultas Kedokteran, kami berharap dapat memperkuat fondasi pengembangan ilmu kedokteran dan peningkatan kualitas layanan kesehatan di masa depan,” ungkapnya.
“Kami juga bangga melihat mahasiswa dan alumni FK Unair yang tengah menempuh studi di University of Manchester dapat menampilkan hasil karya ilmiahnya. Ini merupakan bukti keberhasilan pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang kedokteran,” sambungnya.
Dalam simposium ini, enam mahasiswa FK Unair yang telah menempuh masa studi selama enam bulan di University of Manchester turut dihadirkan.
Mereka adalah I Dewa Gde Daniswara Suarta SKed MSc, Stella Agatha SKed MSc, Bintang Temenggung SKed MSc, Tito Rabbani Akbar SKed MSc, Fathur Ramadhan Adi Putra Kaimuddin SKed MSc, serta dr Sang Gede Farell Iswara Perdana MSc.
Mereka memaparkan hasil riset yang dilakukan selama studi di Manchester. Sesi pertama dipandu Ketua Office of International Affairs (OIA) FK Unair dr Mohammad Ayodhia Soebadi SpU(K) PhD. Sedangkan, sesi kedua dipandu Ketua Program Studi S1 Kedokteran Dr dr Lilik Herawati MKes AIFO.
Dalam sesi diskusi, peserta antusias mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari persyaratan mengikuti program intercalating hingga perbandingan metode dan fasilitas penelitian, seperti penggunaan preparat atau hewan uji di laboratorium Manchester dibandingkan dengan di FK Unair.
Simposium ini menjadi bukti konkret keberhasilan FK Unair dalam membangun kolaborasi internasional yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas akademik mahasiswa.
Melalui kemitraan strategis dengan University of Manchester, FK Unair terus mendorong lahirnya tenaga medis yang unggul, berwawasan global, dan siap berkontribusi pada kemajuan ilmu kedokteran di tingkat nasional maupun internasional. (aci)


