Menyantap Kuliner dengan Suasana Klasik di Pusat Kota Sidoarjo

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Menikmati kuliner memang tidak melulu soal rasa, tapi juga suasana. Di kedai Rumah Seni Pecantingan, Kelurahan Sekardangan, Kecamatan Sidoarjo, selain bisa menyantap menu yang disediakan, pengunjung juga bisa menikmati suasana klasik pedesaan.

Suasana pedesaan terlihat dari teduhnya suasana karena banyaknya pohon serta bunyi gesekan pohon bambu yang menghilangkan suasana kota.

Kesan ‘ndeso’ dipertegas dengan enam bangunan kayu serta satu rumah induk sang pemilik yang dibiarkan bertekstur semen tanpa dicat dengan pintu dan jendela polosan.

Salah satu bangunan kayu tersebut bahkan ada yang berangka tahun 1.800 an. Puluhan patung tua juga tersebar di beberapa sudut.

Purwita Chirnicalia, warga Kelurahan Pucanganom, Kecamatan Sidoarjo terkesan saat masuk di kompleks Rumah Seni ini.

“Saya baru pertama kali datang ke sini. Rasanya tidak sedang ada di dalam kota, tapi di sebuah desa di pinggiran Jogja. Adem banget,” ucapnya, Senin (1/8/2022) malam.

BACA JUGA:

kuliner1

Purwita semakin terkesan dengan kedai ini, karena ia yang datang bersama empat temannya bisa memilih tempat untuk menyantap menu yang dipilih. Semuanya khas pedesaan, dari tempat duduk maupun kursi kayu.

Seusai menyantap menu, mereka tidak langsung bergegas pulang, namun berswafoto dengan mengambil background rumah kayu. “Ini benar-benar asyik, ibarat merefresh pikiran kita,” imbuhnya.

kuliner3

Hal serupa dikatakan pasangan Achmad Adi Pamungkas dan Fatimatus Zahroh, warga Kecamatan Tulangan. “Menikmati menu kedai dengan suasana desa seperti ini layaknya healing. Jadi tidak harus ke luar kota melepas penat. Di sini sudah cukup. Apalagi banyak suara burung kita dengar,” kata Adi.

Sang pemilik, Jumaadi (48) mengatakan, Rumah Seni Pecantingan awalnya adalah studio kreatif untuk dirinya sendiri yang berprofesi sebagai perupa kontemporer. Seiring seringnya pentas seni di sini, maka ia berinisiatif menyediakan kantin. “Jadi awalnya kita menyediakan untuk teman-teman komunitas seni,” tuturnya.

Ia menambahkan, menu yang disediakan di kedai ini diracik seniman chef, sehingga bisa menyediakan kuliner alternatif di Kota Delta. “Selain enak, menu yang dibuat tentu menu yang sehat untuk disantap dengan suasana klasik,” imbuhnya. (sat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *