Porprov Jatim 2022
Laga Tensi Tinggi Sidoarjo Kontra Kabupaten Blitar, Diwarnai Satu Kartu Merah dan Empat Kartu Kuning

JEMBER, SURYAKABAR.com – Pertandingan ketat tersaji saat juara dua kali Porprov Jatim, Sidoarjo menghadapi Kabupaten Blitar di babak penyisihan Grup D di Lapangan Gudang Resi Jember, Kamis (23/6/2022) malam.

Pertandingan sarat emosi dan berlangsung dalam tensi tinggi yang diwarnai satu kartu merah dan empat kartu kuning ini akhirnya dimenangi Sidoarjo dengan skor 7-5.

Kartu merah tidak langsung didapat pemain Sidoarjo Rizki Ramadhani menit 37, setelah mendapat kartu kuning kedua gara-gara melakukan selebrasi berlebihan usai mencetak gol,

Sementara empat kartu kuning masing-masing diberikan untuk pemain Sidoarjo, Alvin Dian Ardiansyah dan Chievo ‘Crouch’ Putra Bungsu serta dua pemain Kabupaten Blitar Mohamad Nizam Maulana dan Sindu Mukti S. Pertanding pun nyaris diwarnai kericuhan antar-pemain.

Mengawali pertandingan, kedua tim langsung menyuguhkan permainan tempo tinggi. Sama-sama main terbuka, membuat kedua tim bergantian melancarkan counter attack. Benturan antar-pemain pun seringkali tidak terhindarkan.

Laga berjalan empat menit, pemain jangkung Chievo ‘Crouch’ Putra Bungsu membawa Sidoarjo unggul 1-0. Kecolongan satu gol, Kabupaten Blitar tetap main tempo tinggi. Hasilnya, Rein Hard Forno menyamakan kedudukan 1-1 menit 8.

BACA JUGA:

Sidoarjo kembali unggul 2-1. Kali ini gol dicetak Alvin Dian Ardiansyah menit 12. Antoni Rizal Efendi mencetak gol untuk Kabupaten Blitar menit 15 untuk menyamakan kedudukan 2-2.

Dalam posisi imbang, permainan makin sengit. Tekanan Sidoarjo kembali membuahkan gol menyusul gol bunuh diri Sindu Mukti menit 16.

Satu menit menjelang babak pertama berakhir, Kabupaten Blitar mendapat tendangan penalti dari titik satu. Kesempatan ini tidak disia-siakan Juan Rauf Fee Glorio. Tendangan kerasnya menjebol gawang Sidoarjo yang dikawal Muhammad Agil. Babak pertama berakhir dengan kedudukan 3-3.

Mengawali babak kedua, kedua tim menurunkan tempo permainan. Sidoarjo memilih menunggu dan mengandalkan counter attack.

Kabupaten Blitar berbalik unggul, setelah mendapat tendangan penalti titik satu. Juan Rauf Fee Glorio tidak menyia-nyiakan peluang. Tendangan keras Juan Rauf menjebol gawang Kabupaten Blitar menit 24. Skor berubah 4-3 untuk keunggulan Kabupaten Blitar. Berselang satu menit Muhammad Arif mencetak gol untuk membuat kedudukan imbang 4-4.

Upaya tidak kenal lelah Kabupaten Blitar untuk kembali membalikkan kedudukan terwujud menit 27, setelah lahirnya gol Antoni Rizal Efendi. Skor berubah 5-4 untuk Kabupaten Blitar.

Sidoarjo kini yang berupaya menyamakan kedudukan. Butuh waktu 10 menit untuk membuat kedudukan imbang 5-5. Tendangan keras Rizky Ramadhan menit 37 menjebol gawang Kabupaten Blitar.

Lahirnya gol ini membuat motivasi tanding pemain Sidoarjo kembali membara. Dalam hitungan detik, Rizky Ramadhan mencetak gol kedua di laga ini untuk mengantar Sidoarjo kembali unggul 6-5.

Selebrasi Rizky Ramadhan yang berlebihan diganjar kartu kuning. Ini merupakan kartu kuning kedua Rizky di laga ini, sehingga Rizky mendapat kartu merah tidak langsung.

Unggul jumlah pemain selama dua menit gagal dimanfaatkan Kabupaten Blitar. Justru tim asuhan Agus Himawan kembali kebobolan menit 39 dari gol Alvin Dian Ardiansyah.

“Saya terlalu emosional dan senang banget usai mencetak gol. Sebetulnya ya kecewa mendapat kartu merah, tapi mau bagaimana lagi,” ujar Rizky Ramadhan, pemain Sidoarjo menjawab suryakabar.com usai pertandingan.

Head coach Sidoarjo, Adi Dwi ‘Owos’ Prasetyo mengaku laga melawan Kabupaten Blitar selalu berlangsung dalam tempo tinggi. “Apalagi usia pemain muda semua, wajar jika tampil dalam tempo tinggi,” kata Owos.

Terkait kartu merah yang diterima Rizki Ramdhan, Owos bisa memaklumi. “Pertandingan dalam tensi tinggi. Usai pemain juga muda-muda jadi wajar kalau kuranh bisa mengendalikan emosi,” paparnya.

Selain dihuni Sidoarjo dan Kabupaten Blitar, Grup D juga diisi Lamongan dan Lumajang. Pada laga sebelumnya Lamongan berhasil meraih kemenangan besar 6-0 atas Lumajang. (es)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *