PSBB di Sidoarjo, Minimalisir Kerumunan Massa dan Berlakukan Jam Malam

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Menindak lanjuti Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Timur, tentang aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terhadap tiga daerah yakni, Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo telah merumuskan aturan turunannya (Perbup), Jumat (24/4/2020).

Hasil koordinasi perumusan PSBB di Sidoarjo tersebut di antaranya, pemberlakuan jam malam yang fokusnya meminimalisir kegiatan kerumunan massa.

Plt. Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin disela menggelar rapat koordinasi mengatakan, rumusan Perbup PSBB akan berlaku di 18 kecamatan dan segera disampaikan ke Pemerintah Provinsi Jatim.

“Kami sudah menggelar rapat rumusan aturan PSBB di Sidoarjo. Selanjutnya segera diterbitkan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai turunan Pergub. Hasil rapat koordinasi masih akan kami sampaikan ke provinsi,” katanya dihadapan awak media termasuk suryakabar.com, Jumat (24/4/2020).

BACA JUGA:

Sebelum Perbup PSBB diterapkan di Sidoarjo, lanjut Cak Nur, sapaan akrab Nur Ahmad Syaifuddin, terlebih dulu disosialisasikan ke masyarakat. Harapannya, rumusan aturan PSBB yang akan diterapkan ke seluruh daerah Sidoarjo itu berjalan lancar.

“Ditargetkan, Selasa (28/4/2020) mendatang PSBB sudah diterapkan. Tapi, selama tiga hari akan disosialisasikan dulu ke masyarakat mulai Sabtu (25/4/2020). Rumusan aturan PSBB nanti juga diberlakukan sanksi tegas bagi mereka yang dengan sengaja melanggar,” tegasnya.

Menurut dia, yang menjadi perhatian dari Perbup tentang PSBB di Sidoarjo nanti, fokus meniadakan titik kerumunan massa. Ada pun beberapa aturan yang terkecuali seperti pasar, dengan disiasati wajib menerapkan protokol kesehatan.

“Yang pasti PSBB diberlakukan untuk 18 daerah kecamatan di Sidoarjo. Untuk pemberlakuan jam malam, mulai pukul 21.00 sampai 04.00 WIB agar tidak ada kegiatan. Masyarakat yang keluar pada jam tertentu ada kriterianya. Seperti karyawan yang shift malam masih diperbolehkan,” tandasnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberlakukan aturan PSBB di tiga wilayah di Jatim, Surabaya, Sidoarjo dan Gresik selama 14 hari, mulai Selasa (28/4/2020) hingga Senin (11/5/2020).

Keputusan ini disampaikan Khofifah setelah melakukan rapat bersama Forkopimda di Gedung Negara Grahadi, Kamis (23/4/2020) malam. (sty)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *