Haji 2026
Tim Kesehatan Haji Embarkasi Surabaya Temukan Jemaah asal Lamongan Hamil 6-7 Minggu
SURABAYA, SURYAKABAR.com – Tim Kesehatan Haji Embarkasi Surabaya melalui Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya melaporkan ada tiga jemaah calon haji yang diketahui hamil saat menjalani pemeriksaan kesehatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES).
Kepala BBKK Surabaya Dr Rosidi Roslan SIP SKM SH MPH MM mengatakan, dari hasil temuan terhadap tiga jemaah tersebut, dua jemaah dinyatakan laik terbang, dengan usia kehamilan masing-masing 15-16 dan 17 minggu. Sedangkan, usia kehamilan satu jemaah lainnya masih sekitar 6-7 minggu.
“Dari pemeriksaan tiga wanita usia subur yang dilakukan BBKK Surabaya di Asrama Haji, dua kehamilan dinyatakan laik terbang, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dari segi usia kehamilan dan kondisi kesehatan ibu hamil,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).
“Namun, satu jemaah haji hamil dinyatakan tidak laik terbang, karena kehamilannya masih sangat muda dari segi usia,” sambungnya.
Dr Rosidi menjelaskan, satu jemaah yang dinyatakan tidak laik terbang berasal dari Lamongan dan tergabung dengan kloter 36 Embarkasi Surabaya. Selain kondisi kesehatannya yang memiliki risiko tinggi (risti), juga usia ibu hamil di atas 35 tahun.
Menurutnya, hasil temuan tersebut selanjutnya dikonsultasikan ke dokter spesialis kandungan. Jemaah tersebut dipastikan batal berangkat dan dipastikan dipulangkan ke daerah asal.
“Kami konsulkan ke SpOG (dokter spesialis kandungan) dan rekomendasinya sama, hingga diterbitkan surat tidak laik terbang yang ditindaklanjuti dengan batal oleh Kemenhaj (Kementerian Haji dan Umrah),” jelasnya.
Tim BBKK Surabaya di Asrama Haji mencatat, hingga saat ini sudah melakukan pemeriksaan kehamilan terhadap 4.538 orang, dengan hasil pemeriksaan negatif sebanyak 4.535 orang, dan positif sebanyak tiga orang. (aci)

