Simulasi Kebakaran di Bandara Juanda, Petugas Berpacu Padamkan Api dan Evakuasi Korban dalam 45 Menit

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Suasana Gedung Administrasi Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, mendadak mencekam, Kamis (29/10/2026) siang.

Asap dan kobaran api membuat pengerahan tim pemadam kebakaran bandara untuk melakukan penanganan dan evakuasi korban. Tim Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) bergerak cepat melakukan pemadaman.

Api berhasil dipadamkan dan korban dievakuasi pada pukul 14.45 WIB, atau 45 menit setelah simulasi dimulai pukul 14.00 WIB.

Namun, peristiwa tersebut bukanlah kebakaran sungguhan. Adegan itu merupakan bagian dari Partial Exercise, yakni latihan terbatas yang digelar untuk menguji prosedur penanganan keadaan darurat sekaligus memastikan kesiapan personel bandara dalam menjalankan tugas sesuai skenario.

Baca Juga:  Bandara Juanda Layani Greater Bay Airlines, Rute Surabaya - Hongkong Resmi Dibuka

General Manager Bandara Internasional Juanda Muhammad Tohir mengatakan, latihan menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh pihak memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing ketika menghadapi kondisi darurat.

“Latihan merupakan kegiatan penting untuk memastikan setiap pihak memahami dan bertindak sesuai tugasnya,” ujar Tohir.

Tidak hanya menguji kesiapan menghadapi keadaan darurat, Bandara Internasional Juanda juga memperkuat koordinasi lintas instansi melalui penyelenggaraan Airport Security Committee Meeting (ASC) ke-3, Facilitation Meeting ke-2, dan Table Top Exercise pada hari yang sama.

Baca Juga:  TransNusa Buka Penerbangan Langsung Juanda–Bali, Konektivitas Jatim dan Pulau Dewata Makin Mudah

Tohir menegaskan, keamanan dan keselamatan penerbangan tidak dapat diwujudkan oleh pengelola bandara sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh instansi agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi dan ditangani secara cepat serta terkoordinasi.

“Keamanan, keselamatan, dan kelancaran pelayanan di bandara merupakan tanggung jawab bersama. Melalui forum koordinasi dan latihan bersama ini, kami ingin memastikan setiap pemangku kepentingan memahami peran dan tanggung jawabnya, sehingga setiap potensi permasalahan dapat diantisipasi dan ditangani secara cepat, tepat, serta terkoordinasi,” imbuhnya.

Baca Juga:  Bea Cukai Jatim I Ingatkan Pedagang: Berjualan Rokok Ilegal Bisa Berujung Pidana

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Bandara Internasional Juanda berharap kesiapan personel, efektivitas komunikasi, dan kualitas koordinasi antarinstansi semakin meningkat.

Evaluasi dan latihan berkala juga akan terus dilakukan untuk menjaga keandalan operasional sekaligus memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan optimal bagi pengguna jasa bandara. (sat)