Asian Games 2026
Desak Made Raih Emas Panjat Tebing Asian Games 2026 dan Cetak Rekor Asia, Menpora Erick Thohir: Alhamdulillah Target Indonesia Terpenuhi

SURYAKABAR.com – Kontingen Indonesia berhasil memenuhi target yang dibebankan yakni merebut empat medali emas di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Atlet panjat tebing putri Desak Made Rita Kusuma Dewi merebut medali emas nomor speed putri, Rabu (30/9/2026) yang menjadi medali emas keempat Indonesia di Asian Games 2026.

Desak Made Rita tampil tercepat dengan catatan waktu 6,062 detik. Medali perak nomor ini diraih atlet China Den Lijuan yang membukukan waktu 6.064 detik dan medali perunggu direbut atlet Korea Selatan Jeong Ji-min dengan waktu 6.18 detik.

Medali emas Desak Made Rita ini melengkapi raihan tiga medali emas sebelumnya yang diraih tim beregu putra bulu tangkis, lifter Rahmat Erwin di nomor 75 kg dan pasangan ganda putra bulu tangkis Leo Rolly Carnando/ Daniel Marthin.

Baca Juga:  Ganda Putra Leo/Daniel Raih Emas Asian Games 2026, Bulu Tangkis Lampaui Target, Menpora Erick: Kita Tunggu Cabor-Cabor Lain yang Janjikan Emas

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) Erick Thohir menyampaikan apresiasi kepada Desak Made Rita yang kembali menunjukkan kualitas dan konsistensinya di level Asia.

“Alhamdulillah, Indonesia kembali meraih emas. Ini menjadi emas keempat Indonesia di Asian Games kali ini, sekaligus memenuhi target empat emas yang kita tetapkan. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Desak Made Rita yang telah berjuang luar biasa dan mempersembahkan emas keempat untuk Merah Putih,” ujar Menpora Erick.

Menurutnya, pencapaian Desak Made Rita semakin istimewa karena catatan waktu 6,062 detik yang Ia torehkan, mengantarnya mencetak rekor baru di Asian Games sekaligus rekor Asia, memecahkan rekor sebelumnya dengan waktu 6,07 detik yang juga dicetak atas namanya pada Kejuaraan Asia 2026 di Meishan, China April lalu.

Baca Juga:  Lifter Rahmat Erwin Raih Emas Asian Games 2026, sekaligus Pecahkan Dua Rekor Dunia

“Catatan waktunya luar biasa, 6,062 detik bukan hanya membawa Desak menjadi juara dan mempersembahkan emas untuk Indonesia, tetapi juga mencatatkan rekor Asian Games dan rekor Asia. Ini menunjukkan, atlet-atlet Indonesia merupakan duta bangsa yang mampu bersaing dan mencatatkan prestasi di level tertinggi Asia, serta membuktikan kedigdayaan Indonesia,” tambahnya.

Menpora Erick juga menyampaikan apresiasi kepada Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) yang terus melakukan pembinaan dan mempersiapkan atlet secara berkelanjutan.

Menurutnya, prestasi Desak merupakan hasil dari kerja bersama antara atlet, pelatih, federasi, pemerintah, serta seluruh pihak yang mendukung pembinaan olahraga prestasi Indonesia.

“Terima kasih kepada FPTI, para pelatih, ofisial dan seluruh tim yang terus mengawal perjuangan atlet. Prestasi ini membuktikan pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berjenjang dapat menghasilkan atlet yang mampu berprestasi di panggung Asia bahkan dunia,” ujar Menpora Erick.

Baca Juga:  Bulu Tangkis Beregu Putra Raih Emas Pertama Asian Games 2026, Tertinggal 0-2 Akhirnya Kalahkan China di Final

Menpora menegaskan, terpenuhinya target empat medali emas tidak berarti perjuangan kontingen Indonesia telah selesai. Masih terdapat sejumlah cabang olahraga dan nomor pertandingan yang berpeluang menambah perolehan medali Indonesia hingga berakhirnya Asian Games Aichi-Nagoya 2026, termasuk di cabang sport climbing nomor men’s speed.

“Target empat emas sudah terpenuhi, tentu kita syukuri bersama. Tetapi perjuangan belum selesai. Masih ada peluang untuk menambah emas. Kita akan terus memberikan dukungan dan mengawal perjuangan para atlet sampai pertandingan terakhir. Semoga Merah Putih masih dapat berkibar dan Indonesia Raya kembali berkumandang di Nagoya,” kata Menpora Erick. (*)