KAI Daop 8 Ganti Bantalan Beton di Jalur Tanggulangin – Porong
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya terus melakukan upaya perawatan dan peningkatan kualitas prasarana perkeretaapian sebagai bagian dari komitmen menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.
Salah satunya penggantian bantalan beton serta pekerjaan angkat listring pada jalur kereta api di petak jalan antara Stasiun Tanggulangin–Porong, tepatnya sisi Barat tanggul penahan lumpur Desa Sorong, Kecamatan Porong.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Km 33+100 sampai dengan Km 37+100, dengan fokus pada penggantian bantalan beton yang telah memasuki masa perawatan serta pekerjaan angkat listring sebagai upaya peninggian dan penyesuaian geometri jalur KA agar tetap berada dalam kondisi sesuai standar teknis yang ditetapkan.
Dalam pekerjaan tersebut, KAI Daop 8 Surabaya melakukan pemasangan dengan total sebanyak 6.329 bantalan beton pada jalur KA.
Penggantian bantalan ini menjadi bagian dari perawatan preventif untuk menjaga kondisi konstruksi jalur tetap andal dalam mendukung operasional perjalanan kereta api.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, perawatan prasarana jalur KA dilakukan secara berkala dan berkelanjutan dengan mengutamakan aspek keselamatan.
“Perawatan jalur merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Melalui penggantian bantalan beton dan pekerjaan angkat listring, kami memastikan kondisi geometri jalur tetap terjaga sehingga dapat mendukung perjalanan kereta api yang aman, lancar, dan andal,” ujar Mahendro, Kamis (17/9/2026).
Pekerjaan angkat listring dilakukan untuk memperbaiki dan meningkatkan geometri jalur, sehingga kondisi kelurusan, elevasi, serta keseimbangan jalur dapat tetap terjaga sesuai standar yang berlaku.
Pemeliharaan tersebut juga menjadi langkah antisipatif KAI dalam menjaga kualitas prasarana di tengah tingginya intensitas perjalanan kereta api.
KAI Daop 8 Surabaya memastikan kegiatan perawatan prasarana dilakukan dengan perencanaan dan pengawasan secara menyeluruh.
Hal ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk terus menghadirkan perjalanan kereta api yang mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama.
“Keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap operasional KAI. Oleh karena itu, perawatan dan peningkatan kualitas jalur dilakukan secara konsisten, tidak hanya ketika ditemukan gangguan, tetapi juga sebagai langkah pencegahan untuk memastikan prasarana selalu dalam kondisi optimal,” tutup Mahendro. (sat)


