Jatim Fest 2026 Siap Digelar, Pastikan Transaksi Pembayaran Digital melalui QRIS

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Jatim Fest 2026 dipastikan menggunakan transaksi pembayaran digital melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) untuk semua tenant.

Selain untuk membuka pasar lebih luas bagi UMKM, kuliner dan pelaku usaha lain yang ikut berjualan, gelaran tahun keempat ini juga mendorong perputaran ekonomi selama kegiatan berlangsung.

Project Manager Jatim Fest 2026 Dwi Wisnu Prastowo mengatakan, penggunaan transaksi non tunai melalui QRIS pada gelaran Jatim Fest 2025 masih tergolong rendah yakni kisaran 20 persen.

“Tahun lalu itu paling baru 20 persen lah baru berjalan untuk QRIS-nya. Memang kita sudah imbau untuk penggunaan QRIS, tapi memang tahun lalu kerja sama kami juga masih belum maksimal, jadi tahun ini kita coba genjot lagi dengan syarat-syarat itu tadi,” ujarnya, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga:  MONDIAL Rayakan Usia 47 Tahun dengan Koleksi Perhiasan yang Mengangkat Kekuatan Perempuan

Dwi menjelaskan, panitia menyiapkan insentif agar pengunjung lebih tertarik menggunakan pembayaran digital. Salah satunya dengan mempermudah syarat mendapatkan voucher undian bagi pengunjung yang membayar menggunakan QRIS.

“Semua stan. Jadi untuk QRIS mulai tahun ini kita harapkan itu bisa berjalan untuk semua stan. Nanti mereka menyiapkan QRIS-nya, makanya kami dukung apabila pengguna membayar menggunakan QRIS, nanti untuk voucher undiannya kita turunkan syaratnya biar lebih mudah didapatkan,” jelasnya.

Dwi menyebut, meski target transaksi tahun ini belum bisa ditentukan, ia optimistis terjadi kenaikan transaksi 10 hingga 15 persen dibandingkan pada gelaran tahun lalu.

Baca Juga:  Perputaran Ekonomi MTQ Nasional 2026 di Jateng Diperkirakan Tembus Rp1,2 Triliun

“Target transaksi, kami belum berani muluk-muluk ya karena belum ada arahan juga dari pimpinan, jadi memang insyaallah 10 sampai 15 persen dari tahun lalu,” ujarnya.

Selain transaksi, perubahan juga dilakukan pada sasaran pengunjung. Pada Jatim Fest 2026 tidak hanya menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pekerja seperti tahun-tahun sebelumnya, namun juga generasi muda dan komunitas kini menjadi kelompok yang ingin diperbanyak kehadirannya.

Baca Juga:  Rail Clinic dan Rail Library Hadir di Stasiun Tanggulangin, 250 Warga Dapat Layanan Kesehatan dan Ruang Belajar Gratis

“Jadi, kalau tahun-tahun lalu memang kita targetnya masih yang ASN dan pekerja dan lain-lain, untuk tahun ini kita lebih maju lagi umurnya, kita serang generasi yang lebih muda lagi, kita serang komunitas-komunitas yang sudah ada. Jadi, harapannya untuk pengunjung tahun ini pun kita semua segmen udah dapet,” ungkapnya.

Hingga saat ini, tercatat sekitar 22 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lima kabupaten/ kota, dan lima BUMN akan ikut dalam kegiatan ini. Peserta pameran berasal dari sektor umum, di antaranya UMKM dan pelaku usaha kuliner.

Jatim Fest 2026 yang digagas Daya Promo Mitra Tama akan digelar di Exhibition Hall Grand City Surabaya mulai 30 September hingga 4 Oktober 2026. (aci)