PT PAL Indonesia Perkuat Keandalan KM Umsini dengan Modernisasi Sistem

SURABAYA, SURYAKABAR.com – PT PAL Indonesia memastikan revitalisasi KM Umsini tidak hanya mengembalikan kondisi semula, namun juga menghadirkan peningkatan teknologi.

Hal itu ditegaskan Direktur Produksi PT PAL Diana Rosa saat menerima kunjungan kerja Komisaris Utama PT PELNI Soenarko Gatie Atmodjo, dan Direktur Utama PT PELNI Budi Setyawan Wijaya.

KM Umsini merupakan kapal penumpang milik PT PELNI. Setelah mengalami kebakaran pada 2024, kapal berkapasitas sekitar 2.000 penumpang itu tidak lagi beroperasi.

PT PAL Indonesia dipercaya menangani proses revitalisasi melalui pekerjaan Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) guna mengembalikan kapal ke kondisi operasional dengan standar keselamatan dan keandalan yang optimal.

Baca Juga:  PT PAL Ajak Media Saksikan Langsung Progres Pembangunan Kapal Selam Scorpène

Rosa mengatakan, peningkatan teknologi pada KM Umsini, di antaranya melalui pembaruan sistem kendali berbasis Programmable Logic Controller (PLC) yang berfungsi sebagai “otak” pengendali berbagai sistem operasional kapal.

Menurutnya, modernisasi ini menggantikan sebagian mekanisme pengoperasian manual menjadi sistem yang lebih terotomasi dengan dukungan aktuator pneumatik, sehingga proses operasional menjadi lebih efisien, akurat, dan mudah dalam pemeliharaan.

“Peningkatan ini diharapkan mampu mendukung keandalan kapal sekaligus meningkatkan kemudahan perawatan sepanjang siklus operasinya,” ujar Rosa, Kamis (9/7/2026).

Baca Juga:  BEI Siapkan Penyempurnaan Ketentuan Papan Pemantauan Khusus di Pasar Modal

Rosa menegaskan, perbaikan KM Umsini merupakan pekerjaan dengan tingkat kompleksitas tinggi. Kerusakan akibat kebakaran mengharuskan tim melakukan asesmen menyeluruh, rekonstruksi berbagai sistem, hingga serangkaian pengujian sebelum kapal dinyatakan laik beroperasi.

Menurutnya, di tengah berbagai tantangan teknis, PT PAL tetap mendorong percepatan penyelesaian pekerjaan melalui transformasi proses kerja dan kolaborasi lintas disiplin tanpa mengompromikan kualitas.

“Bagi PT PAL, setiap tahapan perbaikan mengedepankan aspek keselamatan, keandalan, dan kenyamanan, sehingga saat KM Umsini kembali berlayar, masyarakat dapat menikmati moda transportasi antarpulau yang aman, nyaman, dan memenuhi standar keselamatan pelayaran,” tegasnya.

Baca Juga:  Sonia Elvira Salim Pilih Kuliah PPDS di Unusa meski Satu-satunya Mahasiswa Non Muslim

Direktur Utama PT PELNI Budi Setyawan Wijaya mengapresiasi kinerja PT PAL dalam merevitalisasi KM Umsini. Menurutnya, PT PAL bukan hanya mitra kerja, namun mitra strategis dan menjadi bagian penting dari sistem pendukung armada PELNI.

“Kami berharap peran PT PAL sebagai backbone industri perkapalan nasional terus diperkuat. Perbaikan KM Umsini menjadi awal yang baik untuk memperkuat kerja sama jangka panjang yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Kembalinya KM Umsini akan memperkuat konektivitas antarpulau sekaligus mendukung kelancaran mobilitas penumpang dan distribusi logistik di wilayah Indonesia Timur. (aci)