Permintaan Berlian Tetap Stabil di Tengah Lonjakan Harga Emas di Surabaya

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Permintaan perhiasan berlian di Surabaya tetap stabil di tengah lonjakan harga emas, tekanan nilai tukar dolar, hingga perlambatan ekonomi global pada awal 2026.

Fenomena tersebut menunjukkan perubahan cara pandang masyarakat terhadap perhiasan berlian yang kini tidak hanya dianggap sebagai instrumen investasi. Selain itu, berlian juga dipandang sebagai simbol emosional, warisan keluarga, dan penunjang gaya hidup.

General Manager Frank & co Rolly Soesanto mengatakan, saat ini konsumen membeli perhiasan bukan hanya karena nilai jualnya, namun juga karena makna yang melekat di dalamnya.

“Kalau emas itu fluktuatif dan murni investasi, berlian lebih ke beauty investment dan legacy,” ujar Rolly, Kamis (7/5/2026).

Baca Juga:  Pengguna Commuter Line Supas Naik hingga 55 Persen dalam Dua Bulan Perpanjangan Layanan

Rolly menegaskan, di tengah harga emas yang terus melonjak, pihaknya memilih belum menaikkan harga berlian untuk menjaga daya beli masyarakat.

Menurutnya, industri perhiasan memiliki pasar yang terus hidup, karena selalu berkaitan dengan momen emosional manusia.

“Semua orang pasti relate dengan perhiasan, mau menikah pasti ada cincin, memberi hadiah untuk orang tersayang juga identik dengan perhiasan. Jadi demand-nya akan selalu ada,” tegasnya.

Rolly menyebut, tren konsumsi perhiasan kini bergeser ke arah personalisasi karena konsumen lebih menyukai koleksi yang dapat dipadukan dan memiliki nilai personal.

Baca Juga:  Frank & co. Kenalkan Koleksi Perhiasan Terbaru Sambut Lebaran 2025

Selain itu, Frank & co menghadirkan konsep charm bracelet dalam koleksi See The Light Collection bersama Maudy Ayunda yang dapat dikustomisasi sesuai karakter pemakainya.

Koleksi tersebut diklaim diminati kalangan milenial dan Generasi Z (Gen Z) karena dianggap lebih personal dan fashionable.

Baca Juga:  Batik Bordir & Aksesoris Fair 2026 Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Jawa Timur

Rolly juga menyoroti meningkatnya perhatian publik terhadap legalitas dan asal-usul berlian di tengah pengawasan impor yang makin ketat. “Semua sourcing kita legit dan paperwork lengkap,” ungkapnya.

Menurutnya, natural diamond memiliki nilai lebih, karena terbentuk secara alami dan membutuhkan waktu sangat panjang dibanding lab grown diamond.

“Ketika berlian yang kita gunakan adalah natural diamond, itu meningkatkan confidence level kita,” pungkasnya. (aci)