Berita Sidoarjo
Wasit Liga 1 ‘Nyaleg’ Jadi Kades di Sidoarjo, Syaiful Arif Ingin Bangkitkan UMKM Desa dan Buka Lapangan Pekerjaan
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Ratusan calon kepala desa di Kabupaten Sidoarjo mengikuti pembekalan yang digelar Pemerintah Kabupaten Sidoarjo di Pendapa Delta Wibawa, Kamis (7/5/2026). Dari total 230 peserta, sosok Syaiful Arif menjadi perhatian, karena berprofesi sebagai wasit Liga 1 Indonesia.
Syaiful Arif maju sebagai calon kepala desa Barengkrajan, Kecamatan Krian. Pria yang telah lama berkecimpung di dunia sepak bola nasional itu mengaku pencalonannya didasari keinginan untuk membangun desa tempat tinggalnya.
“Ini merupakan panggilan hati dan jiwa. Saya ingin agar kemandirian ekonomi di desa saya tercapai, khususnya UMKM serta menciptakan lapangan kerja baru,” kata Syaiful kepada suryakabar.com seusai mengikuti pembekalan.
Selain penguatan ekonomi masyarakat, Syaiful juga menaruh perhatian besar pada bidang olahraga. Ia bertekad memperbaiki sarana olahraga di Desa Barengkrajan agar dapat dimanfaatkan generasi muda untuk kegiatan positif.
Di dunia sepak bola nasional, nama Syaiful Arif bukan sosok asing. Ia telah mengantongi lisensi wasit C1 sejak 2016 dan memimpin pertandingan di kompetisi Shopee Liga 1 maupun BRI Liga 1.
Salah satu pertandingan di luar Liga yang pernah dipimpinnya adalah laga Persib Bandung melawan Persita Tangerang pada ajang Piala Menpora 2021. Pengalamannya menjadi wasit dinilai membentuk karakter disiplin dan ketegasan dalam mengambil keputusan.
Sebelum menjadi wasit profesional, Syaiful lebih dulu meniti karier sebagai pemain sepak bola. Ia pernah bermain di kompetisi internal Persebaya dan juga menjadi ofisial klub Deltras.
Tak hanya aktif sebagai wasit, Syaiful saat ini juga membina Sekolah Sepak Bola (SSB) Garuda FC di desanya. Melalui pembinaan usia muda tersebut, ia berharap lahir pemain-pemain profesional.
“Pembinaan olahraga sejak usia dini penting untuk membentuk karakter generasi muda sekaligus menjauhkan mereka dari pengaruh negatif lingkungan. Karena itu, pembangunan fasilitas olahraga menjadi salah satu program prioritas yang ingin saya wujudkan bila terpilih menjadi kepala desa,” imbuhnya.
Ia menambahkan, pengalaman menjadi wasit telah membiasakannya bersikap tegas, objektif, dan teliti dalam mengambil keputusan. Bekal itulah yang ingin ia terapkan dalam memimpin pemerintahan desa serta melayani masyarakat Barengkrajan. (sat)


